Tata Kelola Ekspor Komoditas Dinilai Perkuat Ekonomi Nasional
Yang dibutuhkan adalah ketenangan, objektivitas, dan keberanian melihat kepentingan nasional jangka panjang," tegasnya.
Hilirisasi dan DHE Perkuat Fondasi Ekonomi
Kebijakan DHE, hilirisasi, dan tata kelola ekspor strategis melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dinilai sebagai instrumen penguatan ekonomi jangka panjang.
Semakin besar devisa hasil ekspor di dalam negeri, semakin kuat stabilitas nilai tukar, likuiditas perbankan, dan kapasitas pembiayaan pembangunan.
>>> Kementerian Haji Arab Saudi Bekukan 21 Perusahaan Umrah
Hilirisasi menjadi prioritas pemerintah agar Indonesia tidak lagi hanya menjual bahan mentah.
Industri pengolahan diharapkan menghasilkan nilai tambah lebih besar, menciptakan lapangan kerja berkualitas, dan meningkatkan daya saing nasional.
Anthony menegaskan keberhasilan agenda tersebut akan menjadi fondasi penting bagi Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi utama Asia.
"Indonesia terlalu besar untuk terus menjadi pemasok bahan mentah. Apa yang dilakukan pemerintah adalah mengembalikan nilai tambah sumber daya alam kepada rakyat," ujarnya.
Penguatan DHE, hilirisasi, dan tata kelola SDA harus dipahami sebagai upaya memperkuat posisi ekonomi nasional di tengah persaingan global.
Anthony menerangkan kebijakan itu merupakan pengejawantahan amanat Pasal 33 UUD 1945, yang menegaskan kekayaan alam dikuasai negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Skema tata kelola ekspor melalui Danantara bukan sekadar kebijakan perdagangan, melainkan instrumen negara untuk memastikan manfaat ekonomi dari sumber daya alam kembali ke rakyat secara optimal.
Semangat ini sejalan dengan pandangan DPR RI yang menyebut kebijakan tersebut sebagai upaya kembali ke Pasal 33 UUD 1945.
"Selama ini kita kaya sumber daya alam tetapi belum optimal menikmati nilai tambahnya.
Semangat Pasal 33 bukan hanya soal negara memiliki sumber daya, tetapi bagaimana memastikan manfaat ekonominya kembali ke rakyat.
Penguatan DHE, hilirisasi, dan tata kelola ekspor adalah implementasi nyata konstitusi di bidang ekonomi," ujar Anthony.
Pihaknya mengajak masyarakat, pelaku usaha, akademisi, media, dan pemangku kepentingan untuk melihat perkembangan ekonomi nasional secara objektif berdasarkan data dan kepentingan jangka panjang bangsa.
"Yang dibangun hari ini adalah fondasi kemandirian ekonomi nasional.
>>> Indofood Buka Program IRN 2026–2027 untuk Riset Pangan Fungsional Mahasiswa
Dalam jangka pendek mungkin muncul perdebatan, namun jangka panjang ditentukan oleh keberanian menjalankan reformasi dan nasionalisme ekonomi sesuai Pasal 33 UUD 1945," pungkas Anthony.
Update Terbaru
Sassuolo Tunjuk Alberto Aquilani sebagai Pelatih Baru
Minggu / 14-06-2026, 00:57 WIB
Institut Perbanas dan UBAYA Juarai Campus League Basketball 2026
Minggu / 14-06-2026, 00:48 WIB
George Russell Raih Pole Position F1 GP Catalunya 2026
Minggu / 14-06-2026, 00:44 WIB
Perenang China Kuasai Nomor 5K AOWSC 2026 di Bali
Minggu / 14-06-2026, 00:42 WIB
Perenang China Kuasai Nomor 5K AOWSC 2026 di Bali
Minggu / 14-06-2026, 00:40 WIB
Institut Perbanas dan Ubaya Juarai Campus League 2026
Minggu / 14-06-2026, 00:40 WIB
Kemenhub Tindak Ratusan Ribu Kendaraan ODOL Selama Semester Pertama 2026
Minggu / 14-06-2026, 00:37 WIB
Samsung Tuntaskan Distribusi One UI 8.5 ke 44 Perangkat Galaxy
Minggu / 14-06-2026, 00:22 WIB
Makna dan Penjelasan Ending Film Backrooms (2026)
Minggu / 14-06-2026, 00:07 WIB
Australia Juara Piala AFF U-19 2026, Kalahkan Thailand 2-0
Sabtu / 13-06-2026, 23:52 WIB
Jeep Grand Cherokee 2026: Mesin Lebih Kecil, Tapi Interior Mewah dan Fitur Tetap Unggul
Sabtu / 13-06-2026, 23:45 WIB
Cara Aktivasi TikTok PayLater 2026 Lengkap dengan Syarat
Sabtu / 13-06-2026, 23:44 WIB
AS dan India Buka Kembali Peluang Kesepakatan Dagang Bilateral
Sabtu / 13-06-2026, 23:42 WIB
Timnas Qatar Siap Hadapi Swiss di Laga Perdana Grup B Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 23:40 WIB






