Mengenal Kutukan Sumber Daya Alam yang Mengancam Ekonomi Negara Kaya
Kekayaan sumber daya alam di suatu negara idealnya menjadi alat utama untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Namun, kenyataan di lapangan sering menunjukkan kondisi sebaliknya.
>>> Alwi Farhan Lolos ke Final Australian Open 2026
Banyak wilayah dengan kandungan bumi melimpah justru terjebak dalam anomali yang disebut "Kutukan Sumber Daya Alam" atau Resource Curse.
Kondisi ini menyebabkan pertumbuhan ekonomi stagnan.
Ketergantungan akut pada sektor ekstraktif juga membuat kualitas keterampilan masyarakat tidak berkembang. Negara mengabaikan sektor industri kreatif dan teknologi.
Contoh Negara Terkena Kutukan Sumber Daya Alam
Republik Demokratik Kongo menjadi salah satu contoh nyata di Afrika. Negara ini memiliki cadangan berlian, kobalt, dan mineral langka yang menjadi rebutan industri global.
Ironisnya, eksploitasi korporasi asing, korupsi di lingkaran penguasa, dan perang saudara membuat warga tetap miskin.
Menurut analisis Kenyan Foreign Policy, nasib Kongo bisa berubah jika ada kemauan kolektif untuk menasionalisasi kekayaan alam demi kemakmuran rakyat.
Kondisi berbeda terlihat di Arab Saudi yang identik dengan kemewahan minyak bumi.
Nilai ekspor emas hitam negara ini mencapai USD 202,1 miliar atau sekitar Rp 3.100 triliun pada tahun 2021.
Mengutip data Investopedia, dinasti Saudi kini gencar melakukan diversifikasi ekonomi ke sektor keuangan dan pariwisata melalui program visi masa depan sejak 2017.
>>> Alwi Farhan Tembus Final Australian Open 2026 Usai Tekuk Wakil Hong Kong
Mereka memacu sektor swasta, menghidupkan pasar modal, dan mempermudah birokrasi visa untuk menarik turis asing.
Ketergantungan dan Kehancuran Ekonomi
Angola berada dalam posisi rentan karena menggantungkan 75 persen pendapatan nasionalnya pada sektor minyak dan gas alam.
Update Terbaru
Analis KeyBanc Prediksi Penurunan Tajam Saham Apple di Tengah Valuasi Tinggi
Rabu / 29-07-2026, 01:14 WIB
Core Scientific Jalin Kemitraan 15 Tahun dengan AMD untuk Perluas Infrastruktur AI
Rabu / 29-07-2026, 01:14 WIB
Steelers Konfirmasi Status PUP untuk Jalen Ramsey serta Donte Kent
Rabu / 29-07-2026, 01:14 WIB
Badai Monsoon Landa Phoenix Picu Kebakaran dan Pemadaman Listrik
Rabu / 29-07-2026, 01:14 WIB
Mentan Dorong Ekspor Komoditas Perkebunan Indonesia ke Lebanon
Rabu / 29-07-2026, 01:07 WIB
Perluas Akses Kuliah, BINUS Scholarship Bidik Generasi Muda
Rabu / 29-07-2026, 01:00 WIB
PRO AVL Indonesia 2026 Hadirkan Teknologi Audio Visual di Tangerang
Rabu / 29-07-2026, 01:00 WIB
Wujudkan DAMIU Aman, Jiva Svastha dan Kemendag Sebarkan Panduan
Rabu / 29-07-2026, 00:58 WIB
Fitur Android yang Dulu Diejek Kini Jadi Andalan Harian
Rabu / 29-07-2026, 00:56 WIB
Beralih ke Launcher Android Fokus Produktivitas Tanpa Kustomisasi Berlebih
Rabu / 29-07-2026, 00:56 WIB
Fitur Trail Run Samsung Galaxy Watch Ultra 2 Pikat Pelari Jarak Jauh
Rabu / 29-07-2026, 00:49 WIB
Samsung's cheaper Z Fold 8 Menguasai Pasar Lewat Angka Pre-Order
Rabu / 29-07-2026, 00:49 WIB
Jadwal dan Undian Grup Kejuaraan Voli Putri Asia 2026 di Tianjin
Rabu / 29-07-2026, 00:42 WIB
Microsoft Rilis Update Baru Empat Aplikasi Bawaan Windows 11
Rabu / 29-07-2026, 00:42 WIB







