NQI dan StarWiz Jalin Kerja Sama Kembangkan Komputasi Kuantum dan Satelit Radar
PT Nusantara Quantum Intelligence (NQI) resmi menjalin kemitraan strategis dengan StarWiz Technology Co, Ltd, perusahaan deep-tech asal Beijing, Tiongkok.
Kesepakatan bernilai multi-juta dolar AS ini ditandatangani pada Jumat (12/6/2026) di Beijing.
>>> Konser BTS di Busan Picu Lonjakan Pemesanan Akomodasi 218 Persen
Kolaborasi ini berfokus pada pengembangan komputasi kuantum, teknologi fotonik, serta ekosistem satelit radar Synthetic Aperture Radar (SAR). Langkah ini diharapkan memperkuat kedaulatan teknologi nasional Indonesia.
Fokus pada Integrasi Teknologi dan SDM
CEO dan Founder NQI, Walter Kaminski, menyatakan bahwa kemitraan ini merupakan akselerasi nyata bagi visi besar perusahaan.
Dengan menggabungkan teknologi kuantum dan ekosistem satelit radar, NQI siap menghadirkan solusi pemantauan dan analitik yang lebih akurat.
Program ini juga dirancang untuk memfasilitasi transfer pengetahuan dan penguatan sumber daya manusia di bidang teknologi.
Pelatihan khusus, workshop teknis, dan pengembangan bersama akan memberikan akses langsung bagi talenta Indonesia terhadap teknologi kuantum, fotonik, dan satelit generasi terbaru.
>>> Christian Pulisic Cedera saat AS Kalahkan Paraguay 4-1
Pada tahap awal, kedua perusahaan akan menjalankan proyek percontohan integrasi teknologi fotonik dan pemrosesan data SAR. Selain itu, mereka juga akan menyusun peta jalan produk untuk pasar regional.
Chairman StarWiz Technology Co Ltd, Lei Bin, menambahkan bahwa hasil kolaborasi ini diharapkan mendukung berbagai kebutuhan strategis nasional.
Mulai dari pengawasan wilayah maritim, pertanian presisi, pengelolaan sumber daya alam, hingga sistem mitigasi bencana yang lebih cepat dan akurat.
Pihak StarWiz juga memastikan aspek keamanan data menjadi perhatian utama melalui integrasi sistem enkripsi mutakhir. Hal ini untuk menjaga kerahasiaan informasi strategis yang dikelola.
>>> Presiden Lebanon: Negara di Persimpangan Jalan, Harus Pilih Kedaulatan atau Milisi
Walter Kaminski menegaskan bahwa di tengah persaingan global yang ketat, penguasaan teknologi kuantum, fotonik, dan satelit menjadi kunci utama memperkuat kedaulatan teknologi dan daya saing nasional di masa depan.
Update Terbaru
Komisi XI DPR Setujui Pagu Indikatif Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027
Rabu / 17-06-2026, 15:09 WIB
Penjualan Retail Mobil Mei 2026 Turun 5,3 Persen, Toyota Kokoh di Puncak
Rabu / 17-06-2026, 15:08 WIB
Tamara Tyasmara Lega Vonis Yudha Arfandi Tetap 20 Tahun Penjara
Rabu / 17-06-2026, 15:08 WIB
Airtel dan TNI AD Perluas Jaringan Seluler di Arunachal Pradesh
Rabu / 17-06-2026, 15:08 WIB
Pemerintah Siapkan Stimulus Non-Tunai untuk Kelas Menengah Bawah
Rabu / 17-06-2026, 15:08 WIB
KKHI Makkah Pulangkan 142 Jemaah Haji Sakit Lewat Program Tanazul
Rabu / 17-06-2026, 15:08 WIB
Kawasaki Brusky 125 Siap Bersaing dengan Suzuki Burgman Street 125 EX
Rabu / 17-06-2026, 15:08 WIB
Profil Nabila Zirus yang Jadi Sorotan Usai Isu Close Friend dengan Suami Orang lengkap: Umur, Agama dan IG
Rabu / 17-06-2026, 15:05 WIB
KAI Renovasi Stasiun Gambir untuk Layani KRL Commuter Line pada 2028
Rabu / 17-06-2026, 15:04 WIB
PT Brantas Abipraya Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung
Rabu / 17-06-2026, 15:04 WIB
Kemenag Rumuskan Juknis KIP Kuliah 2026, Perluas Kriteria Penerima
Rabu / 17-06-2026, 15:04 WIB
Kemensos Sediakan Layanan Cek Desil Bansos Lewat Ponsel
Rabu / 17-06-2026, 15:04 WIB
SIM Digital Permudah Pengendara, Korlantas: Tak Perlu Khawatir Tertinggal Dokumen
Rabu / 17-06-2026, 15:01 WIB
IMF: Ekonomi Global Bertahan dari Dampak Perang Timur Tengah
Rabu / 17-06-2026, 15:01 WIB






