Kombinasi tersebut menghasilkan produk yang memiliki identitas lokal yang kuat sekaligus menarik bagi konsumen modern.

Berbagai produk yang dihasilkan antara lain tas, dompet kosmetik, dompet koin, hingga berbagai jenis suvenir.

Produk dompet koin dan dompet kosmetik menjadi salah satu produk unggulan yang paling diminati pasar.

Selain memiliki desain yang menarik, kedua produk tersebut juga menawarkan harga yang relatif terjangkau.

Perkembangan Mlatiwangi tidak terlepas dari berbagai program pendampingan yang disediakan oleh BRI.

Yuli mengenal platform LinkUMKM melalui Rumah BUMN BRI yang menjadi sarana pembinaan dan peningkatan kapasitas pelaku usaha.

Melalui program tersebut, Mlatiwangi memperoleh berbagai manfaat mulai dari pelatihan, penguatan kapasitas bisnis, hingga akses pasar yang lebih luas.

Kehadiran LinkUMKM membantu pelaku usaha memahami strategi pemasaran yang lebih efektif.

>>> Brasil Hadapi Maroko di Grup C Piala Dunia 2026

Salah satu dampak nyata dari pendampingan tersebut adalah terbukanya peluang bagi Mlatiwangi untuk memasok produknya ke toko oleh-oleh Bandeng Juwana.

Kerja sama tersebut memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan penjualan dan omzet usaha.

Saat ini, produk Mlatiwangi dapat ditemukan melalui berbagai saluran pemasaran.

Selain dijual di galeri milik sendiri, produk juga dipasarkan melalui reseller, toko oleh-oleh Bandeng Juwana, area penjualan di Bandara Jenderal Ahmad Yani, marketplace, serta berbagai pameran berskala nasional.

Keikutsertaan dalam sejumlah ajang bergengsi turut memperkuat eksistensi merek Mlatiwangi. Beberapa pameran yang pernah diikuti antara lain BRILianpreneur 2022 dan Inacraft 2024.

Dari sisi pemasaran domestik, produk Mlatiwangi telah menjangkau berbagai daerah seperti Semarang, Jakarta, Medan, hingga Papua. Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk kerajinan berbahan serat alam.