Tanggal 14 Februari menjadi momen penting yang mempertemukan perayaan kasih sayang, literasi, kelestarian alam, hingga sejarah perjuangan nasional.

Setiap tahunnya, masyarakat di berbagai belahan dunia memperingati momentum tersebut dengan beragam cara.

>>> 6 Makanan Indonesia yang Mirip dengan Kuliner Belanda dan Jepang

Ada empat hari besar yang diperingati setiap tanggal 14 Februari dengan latar belakang sejarah yang mendalam.

Hari Valentine

Hari Valentine merupakan perayaan global yang berakar dari kisah Santo Valentinus pada abad ke-3.

Martir Kristen ini dikenal karena menentang larangan Kaisar Claudius II yang melarang pernikahan pasangan muda.

Asosiasi hari ini dengan cinta romantis semakin menguat pada abad ke-14 dan ke-15 di Inggris serta Prancis.

Tradisi ini juga dipengaruhi oleh puisi Geoffrey Chaucer dan festival kesuburan Romawi kuno bernama Lupercalia.

Simbol modern perayaan ini meliputi hati merah, tokoh Cupid, cokelat, bunga mawar merah, serta kartu ucapan massal yang populer sejak abad ke-19.

Di era digital, perayaan semakin meluas lewat media sosial, termasuk tren Galentine's Day yang merayakan persahabatan perempuan.

Perayaan ini sangat populer di kalangan anak muda dan pasangan urban Indonesia, meski terkadang menuai kontroversi dari kelompok yang menganggapnya kurang sesuai dengan nilai lokal.

Berbagai sektor bisnis seperti mall, kafe, dan hotel kerap memanfaatkan momen ini untuk memberikan promosi khusus.

Hari Pemberian Buku Internasional

Peringatan informal ini digagas oleh penulis anak-anak Emma Perry pada tahun 2012.

Fokus utamanya adalah mengajak masyarakat mendonasikan buku kepada anak-anak, terutama mereka yang tinggal di daerah dengan keterbatasan akses bacaan.

Aksi nyata ini bertujuan meningkatkan minat baca dan menjadikan literasi sebagai hak semua anak tanpa memandang status ekonomi.