Ketua Asosiasi Sepak Bola Palestina, Jibril Rajoub, masih menanti kepastian visa dari otoritas Amerika Serikat untuk menghadiri Piala Dunia 2026.

Dilansir dari Investor Daily melalui Associated Press pada Sabtu (13/6/2026), masalah administratif ini membuat status izin masuk Rajoub ke AS masih menggantung.

>>> BGN Bantah Hoaks Pembagian Keuntungan Program MBG

Padahal, ia telah mengantongi akreditasi resmi dari FIFA. Keresahan terkait kendala akses masuk ini langsung disuarakan oleh Rajoub.

"Sepak bola seharusnya menyatukan dunia, bukan menjadi ajang eksklusif yang membatasi kehadiran perwakilan dari berbagai negara," ujar Rajoub.

Sebelum mengalami kendala visa, Rajoub sempat mengikuti pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 antara Meksiko melawan Afrika Selatan di Mexico City pada Jumat (12/6/2026).

>>> Mimpi Hugo Ekitike Tampil di Piala Dunia 2026 Kandas akibat Cedera Achilles

Kendala Visa Juga Dialami Wasit Somalia dan Suporter Iran

Penolakan izin masuk oleh otoritas AS tidak hanya menimpa perwakilan Palestina. FIFA mengonfirmasi bahwa wasit asal Somalia, Omar Artan, resmi batal bertugas karena dilarang masuk ke AS.

Protes keras juga dilayangkan Federasi Sepak Bola Iran karena AS membatalkan kuota tiket suporter mereka secara sepihak. Sejumlah anggota delegasi tim nasional Iran juga dikabarkan mengalami penolakan visa.

Kebijakan imigrasi domestik AS yang ketat terhadap warga negara tertentu kini berbenturan dengan prinsip netralitas dan inklusivitas FIFA.

>>> Apel dan Wortel Paling Tinggi Kandungan Mikroplastik, Banyak Dikonsumsi di RI

Hingga saat ini, pihak penyelenggara belum memberikan tanggapan resmi mengenai mitigasi kendala visa pada ajang yang berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026.