Mikroplastik tidak hanya ditemukan di laut atau makanan olahan, tetapi juga pada buah dan sayuran yang dikonsumsi sehari-hari.

Penelitian dalam Environmental Research pada Februari 2024 menunjukkan partikel plastik kecil dapat masuk ke jaringan tanaman melalui tanah, air, serta proses budidaya dan distribusi pangan.

>>> Pemerintah Dukung Perluasan KEK Gresik untuk Akomodasi Lonjakan Investasi

Studi yang diterbitkan di Environmental Science pada Agustus 2020 menemukan sekitar 52.050 hingga 233.000 partikel plastik berukuran di bawah 10 mikrometer dalam berbagai jenis buah dan sayur.

Apel dan wortel tercatat sebagai buah dan sayur paling terkontaminasi, dengan lebih dari 100.000 mikroplastik per gram.

Partikel terkecil mikroplastik ditemukan di wortel, sementara potongan plastik terbesar ditemukan di selada.

Buah dan Sayur Lain yang Terkontaminasi

Studi dari Universitas Catania, Italia, juga menemukan partikel plastik kecil dalam wortel, selada, apel, dan pir.

>>> Timnas Irak Pilih Penginapan Legendaris Berbunker Nuklir Jelang Piala Dunia 2026

Apel memiliki rata-rata 195.500 partikel plastik per gram, sementara pir mengandung sekitar 189.500 partikel per gram.

Brokoli dan wortel menjadi sayuran paling terkontaminasi dengan rata-rata lebih dari 100.000 partikel plastik per gram.

Penelitian sebelumnya menunjukkan mikroplastik menembus akar tanaman selada dan gandum, sementara nanoplastik diserap oleh akar tanaman.

Buah dan sayuran dapat mengakumulasi mikroplastik melalui penyerapan dari air atau tanah yang terkontaminasi.

>>> Cara Bayar QRIS Pakai SPayLater dengan Mudah di Berbagai Toko

"Saat kita menggigit apel, kemungkinan besar kita juga mengonsumsi mikroplastik," ujar Sion Chan, juru kampanye Greenpeace Asia Timur yang berkantor di Hong Kong.