4 Buah Ampuh Cegah Kanker Payudara Menurut Ahli Onkologi
Kanker payudara masih menjadi salah satu penyakit yang paling banyak diderita perempuan di dunia.
Meski tidak ada makanan yang bisa sepenuhnya mencegah kanker, pola makan sehat dapat membantu menurunkan risiko.
>>> Menkes Soroti Harga Obat di RI, Bisa 6 Kali Lipat Lebih Mahal dari Pasaran
Ahli diet dan onkologi Natalie Ledesma, M. S.
, RDN, mengatakan konsumsi buah tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara sebesar 7%. Buah mengandung serat dan fitonutrien seperti polifenol, antosianin, fisetin, quercetin, hesperidin, dan limonene.
Berikut empat buah yang ampuh mengurangi risiko kanker payudara menurut Ledesma:
1. Apel
Apel kaya akan polifenol. Studi observasional mengaitkan konsumsi apel dengan risiko kanker payudara yang lebih rendah.
Quercetin dalam apel berperan menargetkan berbagai jalur pertumbuhan sel kanker, kematian sel kanker, dan penyebaran tumor.
Kulit apel juga kaya triterpenoid yang terbukti memperlambat pertumbuhan tumor pada penelitian hewan.
2. Buah Beri
Stroberi, blueberry, raspberry, dan blackberry kaya antosianin. Senyawa ini melawan radikal bebas yang merusak sel tubuh.
>>> Tren 2026: Orang Kaya Lebih Pilih Gadai Barang Mewah daripada Jual Aset
Buah beri juga tinggi serat yang membantu menjaga keseimbangan hormon estrogen. Kadar estrogen tidak seimbang dapat meningkatkan risiko kanker payudara.
Delphinidin, salah satu antosianin dalam buah beri, terbukti menghambat pertumbuhan tumor dan mengaktifkan respons imun antitumor pada sel kanker payudara triple-negatif.
3. Ceri
Ceri kaya antosianin. Studi pada hewan menunjukkan antosianin dalam ceri dapat memperlambat pertumbuhan dan penyebaran kanker payudara triple-negatif.
Asupan antosianin sebelum perkembangan tumor secara signifikan menunda pertumbuhan tumor tanpa toksisitas. Ceri juga mengandung vitamin C, kalium, dan serat.
4. Buah Kering
Kismis, kurma, buah tin, dan prem memiliki manfaat melindungi dari kanker.
Analisis genomik menemukan tumpang tindih genetik antara pemakan buah kering dan kerentanan genetik lebih rendah terhadap kanker payudara.
>>> Krom Bank Tembus 1 Juta Nasabah hingga April 2026, Catat DPK Rp10 Triliun
Buah tin kaya polifenol, flavonoid, dan senyawa bioaktif. Penelitian laboratorium menghubungkan ekstrak buah tin dengan pengurangan risiko kanker payudara.
Update Terbaru
Review Kabin Xpeng G6: Desain Minimalis dan Kenyamanan Premium
Rabu / 03-06-2026, 13:30 WIB
Petinggi VFF Sebut Timnas Indonesia U-19 Favorit Juara Piala AFF U-19 2026
Rabu / 03-06-2026, 13:30 WIB
7 Cara Simpan Dedak Padi agar Awet dan Tidak Tengik, Tips Terbaru 2026
Rabu / 03-06-2026, 13:30 WIB
PLN Bantah Tarif Listrik Naik, Lonjakan Tagihan Dikaitkan dengan Pola Pemakaian
Rabu / 03-06-2026, 13:29 WIB
Samsung Display Pamerkan Layar Laptop OLED Ultra Slim Pertama di Computex 2026
Rabu / 03-06-2026, 13:25 WIB
MMAJ Jakarta 2026 Resmi Digelar, Kolaborasi Budaya Jepang-Indonesia yang Paling Dinantikan
Rabu / 03-06-2026, 13:25 WIB
Sarwendah Siap Lunasi Rumah Cilandak, Ruben Onsu Minta Cicilan Dikembalikan
Rabu / 03-06-2026, 13:25 WIB
Siapa Anak dan Istri Slamet Suradio? Masinis Tragedi Bintaro 1987, yang Meninggal Dunia
Rabu / 03-06-2026, 13:24 WIB
Penggeledahan di Kantor BGN Berlanjut, Akses Gedung Dijaga Ketat
Rabu / 03-06-2026, 13:23 WIB
Berapa Gaji Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN Baru?
Rabu / 03-06-2026, 13:21 WIB
Profil Slamet Suradio Masinis Tragedi Bintaro 1987, yang Meninggal Dunia, Lengkap: Umur, Agama dan IG
Rabu / 03-06-2026, 13:20 WIB
Toyota Hilux Listrik Terdeteksi di Data NJKB Jakarta, Siap Meluncur?
Rabu / 03-06-2026, 13:20 WIB
Rekor Baru 2026, Serapan Gabah Beras Bulog Tembus 3 Juta Ton
Rabu / 03-06-2026, 13:20 WIB
Ekspor SDA Satu Pintu Resmi ke Danantara, Begini Cara Lapor Terbaru 2026
Rabu / 03-06-2026, 13:20 WIB






