Saham Wall Street Menguat Dipicu Lonjakan IPO SpaceX
Kendati demikian, beberapa emiten berskala besar tampaknya memilih untuk mencermati stabilitas pasar pasca-debut SpaceX sebelum mematangkan keputusan mereka.
Di samping euforia IPO, pergerakan sektor teknologi juga didorong oleh prospek pertumbuhan teknologi kecerdasan buatan (AI).
SpaceX dipandang sebagai salah satu instrumen investasi tidak langsung di bidang AI melalui unit bisnisnya yang bernama xAI.
>>> Saham SpaceX Melonjak 19 Persen pada Debut Perdagangan Wall Street
Di papan perdagangan, saham Nvidia berakhir menguat tipis, sedangkan Advanced Micro Devices (AMD) melesat hingga 4,7 persen dan Alphabet naik 0,5 persen.
Di sisi lain, saham Broadcom, Palantir Technologies, Amazon, dan Meta Platforms tertekan di zona merah.
CEO KKM Financial, Jeff Kilburg, menilai sektor kecerdasan buatan masih memegang peran vital sebagai motor penggerak utama pada bursa saham teknologi.
"Tren AI menurut saya semakin kuat.
Memang tidak ada aset yang bergerak lurus tanpa koreksi, tetapi kepemimpinan saham-saham teknologi besar kemungkinan masih akan berlanjut," katanya.
Faktor Geopolitik Turut Mendukung
Faktor eksternal lain yang turut meniupkan angin segar ke pasar saham adalah munculnya harapan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Situasi ini dinilai mampu meredakan tensi geopolitik sekaligus menekan risiko gangguan pada jalur pasokan energi global.
Walakin, dinamika ini sempat diwarnai sikap hati-hati para pelaku pasar setelah Presiden AS Donald Trump memberikan peringatan kepada Iran lewat platform Truth Social agar segera bersikap kooperatif dalam proses negosiasi.
Kondisi pasar kembali mencatatkan perbaikan menyusul pernyataan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, yang mengumumkan bahwa draf final kesepakatan telah disetujui oleh seluruh pihak terkait.
Media resmi pemerintah Iran mengabarkan bahwa rancangan nota kesepahaman tersebut memuat komitmen Washington untuk menghapus sanksi minyak bagi Iran.
Sebagai timbal balik, pihak Teheran berkomitmen untuk membuka kembali akses Selat Hormuz.
Berdasarkan laporan dari Bloomberg, penandatanganan dokumen perdamaian tersebut berpotensi dilangsungkan di Swiss paling cepat pada Minggu (14/6/2026).
>>> Kandungan Gula dalam Produk Probiotik: Manfaat vs Risiko
Menyusul perkembangan tersebut, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi sebesar 3,2 persen menuju level US$ 84,88 per barel.
Update Terbaru
Polban Buka Pendaftaran Jalur Mandiri SMBM 2026 Gunakan Skor UTBK
Sabtu / 13-06-2026, 08:17 WIB
6 Cara Efektif Usir Nyamuk dari Rumah, Cegah Gatal dan Penyakit
Sabtu / 13-06-2026, 08:17 WIB
Garena Rilis 11 Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 13 Juni 2026
Sabtu / 13-06-2026, 08:17 WIB
Studi Ungkap Keju Tidak Otomatis Picu Kolesterol Tinggi
Sabtu / 13-06-2026, 08:17 WIB
Maroko Optimistis Redam Brasil di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 08:17 WIB
Kementerian Sosial Sediakan Dua Cara Cek Bansos PKH 2026
Sabtu / 13-06-2026, 08:16 WIB
SK Hynix Pilih Nasdaq untuk Pencatatan Saham di AS, Target Agustus 2026
Sabtu / 13-06-2026, 08:16 WIB
Maroko Tantang Brasil pada Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 08:13 WIB
Maroko Tantang Brasil pada Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 08:13 WIB
Maroko Tanpa Rasa Takut Hadapi Brasil di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 08:13 WIB
PC Gaming Selamatkan Pemilik Rumah dari Tembakan Peluru Nyasar
Sabtu / 13-06-2026, 08:13 WIB
IHSG Menguat 2,7 Persen ke Level 6007 Akhir Pekan
Sabtu / 13-06-2026, 08:12 WIB
BYD Indonesia Pastikan Kebakaran Pabrik Subang Tidak Ganggu Konstruksi
Sabtu / 13-06-2026, 08:12 WIB
Dwayne Johnson Kecewa Gagal Raih Nominasi Oscar Lewat Film The Smashing Machine
Sabtu / 13-06-2026, 08:11 WIB






