Indeks saham di Wall Street mencatatkan penguatan signifikan pada penutupan perdagangan Jumat (12/6/2026).

Pergerakan positif ini dipicu oleh lonjakan saham SpaceX yang melesat 19 persen pada hari pertamanya melantai di bursa Nasdaq.

>>> Aktor Tyler Mane Umumkan Diagnosis Kanker Payudara, Jalani Kemoterapi

Kehadiran perusahaan milik Elon Musk tersebut membangkitkan optimisme baru terhadap sektor teknologi serta pasar penawaran umum perdana saham (IPO).

Berdasarkan data CNBC internasional, indeks Dow Jones Industrial Average naik 353,51 poin atau 0,7 persen ke level 51.202,26.

Indeks S&P 500 menguat 0,5 persen menuju posisi 7.431,46, dan Nasdaq Composite bertambah 0,31 persen menjadi 25.888,84.

Pada awal perdagangan, SpaceX meluncur dengan harga US$ 150 per saham, lebih tinggi dari harga perdana yang ditetapkan sebesar US$ 135 per saham.

Saham berkode SPCX ini sempat menyentuh lonjakan di atas 20 persen setelah bel pembukaan, sebelum akhirnya menetap dengan kenaikan sekitar 19 persen di level US$ 161 per saham.

Pencapaian impresif ini langsung menjadi pusat perhatian para pelaku pasar.

Para investor memandang keberhasilan aksi korporasi SpaceX ini dapat membuka jalan bagi antrean pencatatan saham baru yang sempat tersendat selama beberapa tahun terakhir.

Dampak pada Pasar IPO dan Sektor Teknologi

CEO dan Presiden SuRo Capital, Mark Klein, menyatakan bahwa SpaceX memiliki potensi besar untuk menjadi tolok ukur bagi korporasi lain yang tengah bersiap masuk bursa.

"Gelombang IPO yang kini mulai berubah menjadi lonjakan besar sebenarnya sudah lama dinantikan. SpaceX akan menjadi barometer bagi pasar," ujar Klein.

Menurut pandangan Klein, ketertarikan perusahaan lain untuk menggelar IPO sebenarnya sangat tinggi.