Startup Antariksa China Siapkan IPO, Optimisme Pasar Modal Meningkat
Sejumlah startup antariksa komersial di China kini gencar mempersiapkan langkah menuju pasar modal dengan rencana penawaran saham perdana (IPO).
Langkah ini dipicu oleh rekor IPO SpaceX senilai US$75 miliar yang diumumkan pada Jumat (12/6).
>>> Tyler Adams Rayakan Ulang Tahun Pernikahan Pertama Bersama Keluarga
Keberhasilan perusahaan milik Elon Musk itu dinilai membuktikan potensi valuasi besar bagi entitas dengan teknologi dan model bisnis berkelanjutan.
Saat ini, setidaknya tujuh perusahaan roket dan satelit asal China tengah menjalankan rencana IPO atau berada dalam fase pra-IPO.
Dua di antaranya adalah LandSpace dan CAS Space, meskipun detail nilai penggalangan dana belum diungkapkan.
Pertumbuhan sektor ini diperkirakan akan sangat masif dalam beberapa tahun ke depan.
Lembaga Soochow Securities memproyeksikan nilai pasar antariksa komersial China mampu melampaui US$1 triliun pada tahun 2030.
Rencana pencatatan saham ini memberikan sinyal positif bagi para pemodal awal yang telah menanamkan dana sejak lama.
>>> Manchester United Incar Lewis Hall dan Antonee Robinson untuk Bek Kiri
Keuntungan besar mulai membayangi investor seiring penguatan tren korporasi antariksa untuk melantai di bursa.
"Saya melihat adanya keunggulan teknologi dan nilai strategis jangka panjang dari industri ini," ujar Huang Yan, pendiri Lantern Capital.
Ia menambahkan bahwa investasi di LandSpace pada 2016 kini telah memberikan keuntungan sekitar 100 kali lipat.
Kendati demikian, sejumlah analis menilai startup China masih menghadapi tantangan besar karena melangkah ke pasar modal dengan pendapatan terbatas.
Teknologi utama yang menjadi fondasi kesuksesan SpaceX juga dinilai belum sepenuhnya terbukti pada perusahaan domestik.
Kesenjangan finansial antarperusahaan tercatat masih sangat tinggi.
>>> Cara Mudah Mengajukan TikTok PayLater di Aplikasi TikTok
LandSpace membukukan pendapatan 36,4 juta yuan atau setara US$5,2 juta pada semester pertama 2025, sementara pendapatan SpaceX sepanjang 2025 sudah menembus hampir US$19 miliar.
Update Terbaru
Transjakarta Siapkan Rute Baru Open Dining Berkat Animo Tinggi
Selasa / 28-07-2026, 22:43 WIB
Tarif AS Mengancam Industri Padat Karya dan Daya Saing Ekspor Indonesia
Selasa / 28-07-2026, 22:43 WIB
Ekspor Olahan Tuna ke Jepang Nikmati Tarif Nol Persen Agustus 2026
Selasa / 28-07-2026, 22:43 WIB
Dalih Asuransi Jiwa, Pendeta Tega Habisi Nyawa Istrinya Sendiri
Selasa / 28-07-2026, 22:42 WIB
Gaya Arumi Bachsin Pakai Baju Bodo Merah Panen Pujian Warganet
Selasa / 28-07-2026, 22:36 WIB
Suri Noelle Resmi Lepas Nama Tom Cruise dan Perjalanan Hidupnya
Selasa / 28-07-2026, 22:36 WIB
Tiga Tambang Granada di Spanyol Jadi Harapan Baru Rantai Pasok Mineral Strategis Eropa
Selasa / 28-07-2026, 22:35 WIB
Greenlight Electricity Centre Pasok Pusat Data Meta Senilai Miliaran Dolar
Selasa / 28-07-2026, 22:35 WIB
Apple TV Resmi Perpanjang Silo untuk Musim Keempat dan Akhir Cerita
Selasa / 28-07-2026, 22:29 WIB
Musim Terakhir Serial Silo Dipastikan Tayang Musim Panas 2027
Selasa / 28-07-2026, 22:29 WIB
Pohon Tumbang Picu Pemadaman Listrik Massal di Hilton Head Island
Selasa / 28-07-2026, 22:29 WIB
Gema Garoa Masuk Reality Show Usai Ditinggal Sang Ayah
Selasa / 28-07-2026, 22:29 WIB
Cruise Ship Halts Trips di Alaska Usai Kasus Penyakit Keempat
Selasa / 28-07-2026, 22:22 WIB
Aksi Lemparan Seremonial Wonyoung IVE Iringi Kemenangan Mets
Selasa / 28-07-2026, 22:21 WIB







