Setiap pemain menjalani pemindaian tubuh selama 1 detik saat sesi foto resmi untuk mereplikasi postur, tinggi, hingga proporsi fisik secara akurat.

Model digital tersebut diproyeksikan pada layar televisi dan monitor VAR guna menghasilkan animasi offside yang realistis serta mudah dipahami penonton.

Deteksi Garis Lapangan dan Sudut Pandang Penjaga Gawang

FIFA turut memperkenalkan sistem Touchline & Byline Detection untuk mendeteksi pergerakan bola yang melewati garis samping atau garis gawang secara akurat dalam waktu kurang dari 1 detik.

Selain itu, terdapat fitur rekonstruksi 3D real-time yang mensimulasikan sudut pandang dari kedua penjaga gawang.

Fitur virtual ini membantu VAR menilai gangguan pandangan kiper, posisi bola di garis gawang, serta insiden pelanggaran di dalam kotak penalti secara transparan.

Manfaat dan Tantangan Integrasi AI

Penerapan teknologi ini diklaim mampu memangkas waktu tunggu keputusan offside, mencegah risiko cedera akibat keterlambatan peluit, dan meningkatkan integritas pertandingan.

Namun, inovasi ini tetap menuai kritik dari sejumlah pelatih dan mantan wasit mengenai akurasi di situasi padat serta kesiapan sistem cadangan saat terjadi kegagalan teknis.

>>> Robot LEV-2 JAXA Ungkap Penyebab Wahana SLIM Terbalik di Bulan

Pihak FIFA mengantisipasi tantangan tersebut dengan menyiagakan tim teknis 24/7 beserta mekanisme pemulihan manual di setiap stadion.