MotoGP bersiap melakukan restrukturisasi besar pada kelas Moto3. Kompetisi yang menjadi gerbang awal menuju kelas utama itu akan memasuki era baru mulai musim 2028.

Direktur Olahraga MotoGP, Carlos Ezpeleta, mengungkapkan konsep pengganti untuk kelas Moto3 saat ini sudah dalam tahap finalisasi. Regulasi anyar tersebut akan segera diumumkan kepada publik.

>>> UAW dan Dauch Capai Kesepakatan Sementara Akhiri Pemogokan yang Ancam Produksi GM

Perubahan mendasar ini dirancang sebagai bagian dari pembenahan menyeluruh ajang balap motor dunia. Langkah tersebut tidak hanya menyasar kelas utama MotoGP, tetapi juga kelas di bawahnya.

Salah satu poin perubahan paling krusial adalah penghapusan sistem persaingan antar-pabrikan. Format baru nanti hanya akan memberlakukan satu pemasok motor resmi untuk seluruh grid.

Karakter motor yang digunakan tetap mempertahankan spesifikasi prototipe balap yang tidak dijual bebas. Namun, sektor mesin akan mengadopsi basis dari model produksi massal.

Sejumlah pabrikan otomotif besar telah ikut serta dalam proses seleksi menjadi penyuplai tunggal.

Merek-merek yang terlibat mulai dari Honda dan KTM yang saat ini aktif di Moto3, hingga CFMOTO serta Yamaha.

Yamaha santer disebut sebagai kandidat terkuat, meskipun belum ada pengumuman resmi. Ezpeleta menyebut pembahasan Moto3 memakan waktu lama karena penyelenggara lebih dulu memprioritaskan regulasi baru MotoGP untuk 2027.

Fokus Pembenahan Sistem Pembinaan Pebalap

Penyelenggara MotoGP menilai konsep kompetisi Moto3 saat ini belum optimal sebagai wadah pembinaan pebalap muda.

"What I can say is that we are continuing to have very good discussions regarding Moto3, with the aim of making this class a wider platform for the world of motorsport in the future," kata Ezpeleta.