Jude Bellingham mengakui persaingan internal di lini tengah Timnas Inggris semakin sengit menjelang Piala Dunia 2026. Gelandang Real Madrid itu harus bersaing dengan sejumlah talenta muda berbakat.

Pelatih Thomas Tuchel menerapkan standar seleksi yang ketat. Ia tidak memberikan garansi posisi utama kepada siapa pun, termasuk para pemain pilar.

>>> Kemensos Salurkan PKH dan BPNT Juni 2026, Cek Penerima Lewat HP

Timnas Inggris akan memulai laga perdana melawan Kroasia pada 18 Juni 2026. Perebutan posisi inti pun kian memanas.

Di sektor gelandang, Bellingham bersaing dengan Morgan Rogers, Kobbie Mainoo, dan Eberechi Eze. Bellingham mengaku memiliki kedekatan khusus dengan Rogers.

Keduanya tumbuh di kawasan Midlands dan saling mengenal sejak muda. Meski bersaing, hubungan personal mereka tidak terganggu.

"Dia orang yang hebat, bisa akur dengan siapa saja," kata Bellingham tentang Rogers. Ia menambahkan bahwa masa muda mereka kerap diwarnai adu argumen yang justru mempererat ikatan.

"Dia kadang agak berisik. Kami sering berdebat yang akhirnya jadi pertengkaran.

Tapi sejujurnya, kami akrab seperti saudara," ujar Bellingham.

>>> Kemenhaj Perketat Syarat Istitha'ah Kesehatan Haji 2027

Siap Mendukung Keputusan Thomas Tuchel

Thomas Tuchel telah memantau langsung perkembangan pemain sejak babak kualifikasi. Ia mengawasi laga Inggris vs Andorra di Villa Park pada 6 September 2025.

Bellingham memahami bahwa otoritas penuh ada di tangan Tuchel. Ia percaya pelatih memiliki pertimbangan matang untuk kebaikan tim.

"Manajer sudah sering menegaskan bahwa kami bersaing untuk posisi yang sama. Saya tahu situasinya sudah sedikit lebih longgar sekarang.

Dia melihat saya dan Morgan bermain di posisi yang berbeda-beda," terang Bellingham.

Pemain berusia 23 tahun itu menegaskan komitmennya mendukung rekan setim. Ia tidak akan merasa cemburu jika rekan sejawatnya terpilih sebagai starter.

>>> MotoGP Ubah Regulasi Kelas Moto3 Mulai Musim Balap 2028

Timnas Inggris mengakhiri uji coba terakhir dengan kemenangan atas Kosta Rika. "Tapi jujur saja, saya tidak merasa iri saat dia bermain dan saya tidak," tutup Bellingham.