Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan upacara pembukaan di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, pada 11 Juni 2026 waktu setempat.

Arena bersejarah itu kembali menjadi panggung utama untuk memulai babak baru kompetisi sepak bola global.

>>> Ancelotti Siapkan Raphinha Jadi Penyerang Sayap Kanan Brasil

Upacara pembukaan dimeriahkan oleh penampilan Shakira dan Burna Boy yang membawakan lagu resmi berjudul "Dai Dai".

Judul lagu tersebut berasal dari bahasa Italia yang berarti ajakan untuk bersemangat atau bergerak maju.

Kehadiran unsur bahasa Italia menjadi unik karena tim nasional Italia justru absen dari putaran final kali ini.

Sejarah Baru Tiga Negara Tuan Rumah

Piala Dunia 2026 mengukir sejarah sebagai turnamen pertama yang diselenggarakan oleh tiga negara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Konsep multi-negara ini pertama kali sejak Jepang dan Korea Selatan menjadi tuan rumah bersama pada 2002.

Kolaborasi ini merefleksikan pesan bahwa kerja sama lintas batas tetap dapat diwujudkan di tengah dinamika global.

Penyelenggaraan berlangsung di tengah tensi geopolitik seperti di Timur Tengah, persaingan AS-Tiongkok, dan konflik Rusia-Ukraina.

>>> Kemenag Buka Seleksi Terbuka Enam Jabatan Eselon II

Isu global seperti migrasi, ketahanan pangan, keamanan energi, dan perubahan iklim juga membayangi.

Dalam kacamata Hubungan Internasional, ajang ini berfungsi sebagai instrumen soft power sesuai konsep Joseph Nye.

Sejarah mencatat olahraga kerap menjadi medium diplomasi efektif, seperti Diplomasi Pingpong AS-Tiongkok pada 1970-an.

Kompetisi tahun ini melibatkan 48 negara dengan latar belakang budaya, bahasa, agama, dan sistem politik yang beragam.

Perbedaan tersebut dikesampingkan demi sportivitas, kerja keras, dan persaingan sehat.

Perspektif liberalisme melihat fenomena ini sebagai bukti interdependensi menyatukan kepentingan negara dalam satu sistem aturan.

Dari sudut pandang konstruktivisme, interaksi jutaan pendukung membentuk identitas dan komunitas global yang cair.

>>> Maroko Tidak Gentar Hadapi Brasil di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Sepak bola tidak dirancang untuk menghentikan perang, tetapi ajang ini memberi ruang bagi keberagaman untuk berkompetisi tanpa kebencian.