PB Akuatik Indonesia Siapkan Atlet Loncat Indah untuk Asian Games 2026
Pengurus Besar Akuatik Indonesia terus menjalankan persiapan atlet loncat indah untuk menghadapi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Langkah ini diambil meskipun kepastian pengiriman kontingen belum diputuskan pemerintah.
Program latihan intensif menjadi bagian dari pembinaan jangka panjang dan tidak dipengaruhi status keberangkatan. Proses pemetaan kekuatan kompetitor juga tengah berjalan melalui ajang nasional.
>>> Real Madrid Takluk dari Barcelona, Arbeloa Buka Suara soal Cedera Mbappe
"Kami punya prinsip, ada atau tidak ada pertandingan, atlet harus tetap siap.
Latihan tidak boleh berhenti karena akan berdampak pada penurunan performa," kata Wakil Ketua Komisi Teknik Loncat Indah Akuatik Indonesia, Ronaldy Herbintoro di Jakarta.
Federasi memproyeksikan beberapa nama potensial untuk dikirim ke Jepang, seperti Gladies Lariesa Garina Haga Kore dan Linar Betiliana.
Keduanya sukses membawa pulang medali perunggu pada nomor sinkronisasi putri di SEA Games 2025 Thailand.
Kejurnas Akuatik 2026 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, juga memunculkan potensi baru.
Atlet muda berusia 15 tahun, Adelia Chantika, meraih dua emas, dua perak, dan memecahkan rekor nasional.
"Dari Kejurnas ini nanti kita buat peringkat, kemudian masuk ke dalam long list atlet.
>>> Review Pasar Papringan Ngadiprono: Wisata Ekobudaya Kreatif di Temanggung
Dari situ akan dipantau untuk dipersiapkan ke event internasional, baik single event maupun multievent seperti Asian Games," ujar Ronaldy.
Adelia Chantika membidik Asian Games serta Youth Olympic sebagai sasaran antara menuju Olimpiade 2028. PB Akuatik Indonesia menggunakan momentum kejurnas untuk menyusun daftar panjang atlet potensial.
"Kalau di Asian Games, kita masih cukup berat. Untuk bersaing di podium memang belum mudah, tapi untuk enam besar masih terbuka peluang," kata Ronaldy.
Persaingan di tingkat regional Asia dinilai sangat ketat akibat dominasi China, Jepang, dan Korea. Evaluasi berkala dilakukan untuk mengukur kesiapan fisik serta teknik para peloncat indah nasional.
"Secara teknik dan fisik kita bisa bersaing, tapi mental itu harus dibentuk lewat pertandingan. Makin sering ikut kompetisi internasional, makin matang mental atlet," ujar Ronaldy.
Sebagai catatan, Indonesia hanya mengirim satu wakil pada loncat indah saat Asian Games 2022 di Hangzhou, China.
>>> PT Timah Bagikan Dividen Rp 656,8 Miliar dari Laba 2025
Gladies Lariesa finis di peringkat ke-12 nomor papan 1 meter dan kedelapan nomor papan 3 meter putri.
Update Terbaru
California Uji Coba Jalan Tol Pintar Pertama, Algoritma Atur Kecepatan
Sabtu / 13-06-2026, 02:24 WIB
Bocoran Nothing Ear 3a Muncul di Database Indonesia, Hadir dengan Warna Pink Baru
Sabtu / 13-06-2026, 02:12 WIB
Rodri Maafkan Tekel Keras Gavi di Latihan Timnas Spanyol
Sabtu / 13-06-2026, 02:12 WIB
Liam Millar Siap Perkuat Kanada di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 02:01 WIB
Jesse Marsch Beri Kabar Terbaru Cedera Alphonso Davies Jelang Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 01:56 WIB
Jesse Marsch Coret Alphonso Davies dari Laga Pembuka Kanada
Sabtu / 13-06-2026, 01:52 WIB
Kanada Hadapi Bosnia-Herzegovina di Piala Dunia 2026 Tanpa Alphonso Davies
Sabtu / 13-06-2026, 01:48 WIB
Peugeot e-208 GTi Resmi Meluncur, Performa Listrik dengan Harga di Bawah €43.000
Sabtu / 13-06-2026, 01:45 WIB
Pegolf Thailand Juara Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2026
Sabtu / 13-06-2026, 01:45 WIB
Edin Dzeko Pimpin Bosnia di Piala Dunia 2026, Usia 40 Tahun Jadi Inspirasi
Sabtu / 13-06-2026, 01:44 WIB
Tajon Buchanan Bersinar di Piala Dunia 2026, Kenang Masa Gemilang di Syracuse
Sabtu / 13-06-2026, 01:44 WIB
Perbandingan Xiaomi 17T vs Google Pixel 10a: Mana yang Lebih Unggul?
Sabtu / 13-06-2026, 01:36 WIB
Kanada Tolak Visa Thomas Partey, Ghana Kehilangan Gelandang di Laga Perdana Piala Dunia
Sabtu / 13-06-2026, 01:32 WIB
Kanada Hadapi Bosnia Tanpa Alphonso Davies di Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 01:32 WIB






