Real Madrid harus mengakui keunggulan Barcelona dalam laga El Clasico yang berlangsung di Camp Nou pada Senin (11/5/2026) dini hari WIB.

Los Blancos takluk dengan skor 0-2, hasil yang sekaligus memastikan Barcelona mengunci gelar La Liga ke-29 mereka.

>>> Review Pasar Papringan Ngadiprono: Wisata Ekobudaya Kreatif di Temanggung

Sorotan tajam tertuju pada absennya penyerang andalan Real Madrid, Kylian Mbappe. Pemain asal Prancis itu tidak masuk dalam daftar skuad akibat masalah kebugaran.

Kondisi ini memperparah situasi tim yang tengah dilanda badai cedera. Pasukan Alvaro Arbeloa harus bertanding dengan kekuatan terbatas.

Sebelumnya, Mbappe sempat menepi saat timnya bersua Espanyol dan terakhir kali merumput ketika melawan Real Betis. Ia mengalami cedera ringan pada otot semitendinosus di kaki kirinya.

Meskipun sempat kembali berlatih di fasilitas Ciudad Real Madrid pekan ini, ia tidak menyelesaikan seluruh sesi.

Staf pelatih akhirnya memilih memarkir sang pemain demi mencegah risiko yang lebih besar.

Pernyataan Arbeloa soal Mbappe

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa memberikan penjelasan resmi terkait kondisi sang mega bintang. "Saya tidak tahu.

Kita akan lihat bagaimana perkembangan cederanya," katanya.

>>> PT Timah Bagikan Dividen Rp 656,8 Miliar dari Laba 2025

Arbeloa juga menambahkan mengenai harapannya terhadap kehadiran penyerang tersebut di dalam tim. "Saya ingin dia ada di sana, dan saya ingin dia bermain," tuturnya.

Kritik Suporter dan Ketegangan Internal

Situasi Mbappe semakin pelik lantaran perilakunya di luar lapangan memicu reaksi negatif dari para pendukung.

Beberapa jam pasca-insiden yang melibatkan Verde Valverde dan Aurelien Tchouameni, Mbappe tertangkap kamera meninggalkan pusat latihan Valdebebas sambil tertawa.

Tindakan tersebut mengundang kritik baru setelah sebelumnya ia juga dikecam karena berlibur ke Italia saat tim bertanding melawan Espanyol.

Padahal, saat itu ia tengah dalam masa pemulihan cedera hamstring.

Kondisi internal semakin memanas seiring munculnya laporan mengenai konfrontasi antara Mbappe dengan anggota staf pelatih Madrid.

Akibat serangkaian kabar tersebut, kemarahan pendukung Los Blancos kini mengarah sepenuhnya kepada mantan pemain Paris Saint-Germain itu.

>>> Meta Alami Gangguan Layanan Global pada Facebook dan Instagram

Bahkan, sebuah petisi daring yang mendesaknya pergi telah mendekati 40 juta tanda tangan.