Mantan bek Manchester United, Gary Neville, memberikan apresiasi terhadap regulasi baru FIFA yang membatasi durasi eksekusi bola mati.

Aturan ini akan mulai diterapkan pada Piala Dunia 2026.

>>> Cedera Kaki Parah, Ferland Mendy Pertimbangkan Pensiun Dini

Dalam aturan tersebut, lemparan ke dalam dan tendangan gawang harus dilakukan dalam waktu maksimal lima detik.

Pelanggaran akan dikenakan sanksi berupa pengalihan bola kepada lawan untuk lemparan ke dalam, atau tendangan sudut untuk lawan jika tendangan gawang terlambat.

Neville: Langkah Tepat untuk Permainan

Neville menilai praktik mengulur waktu sudah sangat mengganggu jalannya pertandingan. "Saya jengkel melihat pemain suka buang-buang waktu.

Ini langkah yang luar biasa dan saya menyukainya," ujarnya di The Overlap.

>>> Konsolidasi BUMN Gula Dinilai Penting, Petani Masih Hadapi Masalah Harga

Ia menambahkan bahwa kebijakan ini berdampak positif pada kualitas tontonan dan sportivitas. "FIFA bisa dikritik, tapi langkah ini sudah tepat.

Bagus untuk permainan dan penonton," kata Neville.

Neville berharap kompetisi domestik juga mengadopsi aturan serupa. Menurutnya, situasi bola mati di berbagai liga sering membuang waktu bersih pertandingan hingga satu menit.

>>> PT OSCT Indonesia Dorong Penguatan Sistem Penanganan Tumpahan Minyak

"Dalam setahun terakhir, pemain bisa menghabiskan satu menit saat eksekusi bola mati. Itu harus dihentikan," tutupnya.