Ujian kembali datang pada akhir 2024 saat sang ibu didiagnosis kanker.

Jadwal perawatan intensif pada awal 2025 memicu keputusan besar untuk keluar dari pekerjaan kantoran demi fokus pada keluarga.

Konsistensi dan Hasil Jangka Panjang

Keputusan tersebut memberi ruang mengurangi stres dan membuka peluang baru melalui pekerjaan lepas dari rumah. Menulis dan menjalani hobi kembali dilakukan untuk menjaga keseimbangan hidup di tengah tekanan.

Pada 2026, intensitas intermittent fasting ditingkatkan menjadi metode 21:3. Konsumsi gula dan tepung juga dikurangi secara signifikan untuk memaksimalkan hasil kesehatan.

Pola hidup disiplin ini berhasil menurunkan berat badan hingga kisaran 60–61 kilogram.

>>> KKP Operasikan Laboratorium Uji Radioaktif Produk Perikanan di Jakarta

Capaian penurunan sekitar 20 kilogram tersebut berbanding lurus dengan hasil pemeriksaan medis yang menunjukkan kondisi tubuh semakin sehat.