PT Timah Tbk Alokasikan Laba Ditahan Rp658 Miliar untuk Pacu Produksi
PT Timah Tbk (TINS) mengalokasikan separuh dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp658,8 miliar sebagai laba ditahan.
Langkah ini bertujuan memperkuat kapasitas produksi dan cadangan perusahaan.
>>> Mengenal Ciri People Pleaser yang Sering Mengorbankan Diri Sendiri
Keputusan tersebut diambil setelah emiten pelat merah ini mencatatkan total keuntungan bersih Rp1,31 triliun sepanjang tahun lalu.
Demikian dilansir dari BloombergTechnoz pada Jumat (12/6/2026).
Direktur SDM dan Transformasi Korporasi TINS Ratih Mayasari mengungkapkan, dana belanja modal yang telah disetujui pemegang saham berkisar Rp400 miliar hingga Rp500 miliar.
"PT Timah akan lebih ke arah peningkatan kapasitas produksi smelter yang cenderung menurun di 2025 namun meningkat di 2026," ujarnya dalam konferensi pers.
Fokus Eksplorasi dan Hilirisasi
Direktur Strategi Korporasi dan Pengembangan Usaha Harry Budi Sidharta menjelaskan, fokus korporasi kini beralih pada penjajakan area baru akibat cadangan timah yang menipis.
Eksplorasi menyasar lapisan aluvial dalam dan lapisan primer, dengan operasi penambangan bawah laut sedalam 50-80 meter yang memerlukan armada kapal baru dan pembaruan teknologi.
Selain itu, perseroan berencana memperbanyak produk turunan timah melalui anak usaha Timah Industri. "Seperti tin plate dan solder paste menjadi target terdekat untuk hilirisasi," kata Harry.
Manajemen juga berencana melakukan transisi energi dengan mengganti bahan bakar diesel menggunakan pembangkit listrik tenaga surya.
>>> DPR Desak Audit Total Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
"Beberapa alat tambang mulai kita pikirkan untuk elektrifikasi, yang sekarang masih pakai pompa solar," ucapnya.
Direktur Produksi & Komersial TINS Ilhamsyah Mahendra memproyeksikan performa operasional triwulan II-2026 mampu melampaui target.
Realisasi triwulan I mencatat produksi logam 5.630 metrik ton Sn dan penjualan 6.009 metrik ton.
Pemacuan produksi ini bertepatan dengan lonjakan harga timah di London Metal Exchange yang menembus 55.000 dolar AS per ton.
"Ritmenya lagi bagus, harga juga tinggi. Momentumnya harus dimanfaatkan," kata Ilhamsyah di sela Indonesia Critical Mineral Conference, Rabu (3/6/2026).
Manajemen belum memastikan pemenuhan target tahunan karena potensi kendala operasional di paruh kedua.
Saat ini, sumber daya timah TINS sekitar 800.000 ton dengan cadangan 300.000 ton yang diperkirakan habis dalam 10-15 tahun.
>>> Diundang Kawinan Mantan, Datang atau Tidak? Ini Kata Kompasianer
Selain timah, perseroan juga mengeksplorasi logam tanah jarang (REE) ke banyak negara. "Tapi nanti mungkin Perminas yang lebih bisa bicara mengenai kolaborasi sama negara," kata Ilhamsyah.
Update Terbaru
Bukti Baru Ungkap Nolan Wells Masih Berada di Horn Island Saat Perahu Rekannya Berangkat
Selasa / 28-07-2026, 03:14 WIB
Kasus D4vd: Pesan Teks Ungkap Ancaman Pembunuhan dari Celeste Rivas
Selasa / 28-07-2026, 03:14 WIB
BanG Dream! YUME∞MITA Episode 6 Bawa Alur Cerita ke Arah Berbeda
Selasa / 28-07-2026, 03:07 WIB
Biaya Sewa Tesla Model 3 Termurah Naik 12 Persen di Amerika Serikat
Selasa / 28-07-2026, 03:07 WIB
Catatan Ekspor Mobil Toyota Semester I 2026 Tembus 145 Ribu Unit
Selasa / 28-07-2026, 03:02 WIB
Fakta Penemuan Jenazah Sutrimo di Klinik Terbengkalai Kawasan Jaksel
Selasa / 28-07-2026, 03:01 WIB
Piala AFF 2026: Strategi Sempurna Bawa Indonesia Bekuk Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 03:01 WIB
Desakan Projustisia Kudatuli: Komnas HAM Diminta Tuntaskan Kasus
Selasa / 28-07-2026, 02:56 WIB
Koalisi Sipil Desak Pengusutan Transparan Kematian Sutrimo Lewat LPSK
Selasa / 28-07-2026, 02:56 WIB
Mitchell Baker Si Tower Garuda Tampil Mematikan di Piala AFF 2026
Selasa / 28-07-2026, 02:56 WIB
John Herdman Tiru Enrique Pantau Pemain Timnas Indonesia dari Tribun
Selasa / 28-07-2026, 02:49 WIB
Pembaruan Besar Perumahan Final Fantasy 14 Dipersiapkan Square Enix
Selasa / 28-07-2026, 02:49 WIB
Arc System Works Minta Maaf Atas Masalah Teknis Marvel Tōkon: Fighting Souls di PC
Selasa / 28-07-2026, 02:42 WIB
Naoki Yoshida Sebut Remake Final Fantasy Masa Depan Bisa Butuh Lima Seri
Selasa / 28-07-2026, 02:42 WIB







