Diundang Kawinan Mantan, Datang atau Tidak? Ini Kata Kompasianer
Datang ke pernikahan mantan kerap dianggap sebagai tolok ukur kedewasaan emosional. Topik ini diusulkan oleh Kompasianer Nurul Rahmawati.
Ekspektasi untuk tampak kuat, sudah move on, atau bersikap dewasa sering berbenturan dengan kebutuhan batin yang lebih sunyi.
>>> Apple Rilis Pembaruan Apple Intelligence Gratis untuk iPhone Tertentu
Topik ini bukan tentang mantan, melainkan tentang relasi seseorang dengan masa lalunya.
Pengalaman Bahagia Tanpa Drama
Kompasianer Riana Dewie menceritakan pengalamannya datang ke pernikahan mantan tanpa drama. Ia justru merasa bahagia dan penuh syukur.
Baginya, datang ke pernikahan mantan adalah simbol bahwa hidup terus berjalan. Setiap orang berhak menemukan kebahagiaannya masing-masing.
Kisahnya dengan mantan semasa SMA menjadi contoh relasi yang berkembang dari cinta remaja menjadi persahabatan dewasa.
"Punya mantan yang baik, pisah dengan baik, dan bisa berkomunikasi jangka panjang dengan sehat itu ternyata anugerah," tulisnya.
Antara Kedewasaan dan Ketenangan Diri
Kompasianer Lisa Puspa Karmila membahas momen menerima undangan pernikahan mantan. Reaksi yang muncul kerap bukan kegembiraan, melainkan kebingungan dan pergulatan batin.
>>> KPK Periksa Iskandar Sitorus Terkait Kasus Korupsi Bea Cukai
Undangan tersebut memaksa seseorang menimbang antara hadir sebagai simbol kedewasaan atau menghindar demi menjaga ketenangan diri.
Move on sering disalahartikan sebagai kemampuan untuk hadir di acara yang melibatkan masa lalu.
Padahal, berdamai tidak selalu perlu panggung dan saksi. Ia bisa terjadi secara sunyi, pelan-pelan, dan sangat personal.
Mengundang Mantan ke Pernikahan Kita
Kompasianer Nurul Rahmawati membuat konten berbeda: jika kita menikah, apakah akan mengundang mantan? Keputusan itu tidak tanpa dilema, apalagi jika hubungan berakhir karena faktor eksternal seperti restu keluarga.
Kehadiran mantan di resepsi, dengan senyum yang ditahan dan sikap penuh hormat, menjadi potret kedewasaan emosional yang tidak mudah.
Pada akhirnya, pengalaman itu adalah bagian dari perjalanan hidup yang membentuk diri hari ini.
>>> KB Bank Sesuaikan Kepemilikan SRBI dengan Kondisi Likuiditas
Mantan tidak selalu harus menjadi luka, melainkan bisa menjadi fase yang ditutup dengan cara baik.
Update Terbaru
Mahasiswa Bertahan Hingga Malam di Sudirman, Aparat Blokade Jalan
Jumat / 12-06-2026, 20:12 WIB
Kejati Jabar Tetapkan Wakil Bupati Indramayu Tersangka Korupsi Tunjangan DPRD
Jumat / 12-06-2026, 20:12 WIB
BTN Jakarta International Marathon 2026 Diperkirakan Hasilkan Dampak Ekonomi Rp472,5 Miliar
Jumat / 12-06-2026, 20:09 WIB
UI Soroti Ketimpangan Akses Digital dan Pentingnya Inklusi Sistem
Jumat / 12-06-2026, 20:09 WIB
Dadali Rilis Single Baru 'Disaat Kau Berubah', Cerita tentang Cinta yang Memudar
Jumat / 12-06-2026, 20:09 WIB
Alisson Becker Puji Dampak Positif Carlo Ancelotti di Timnas Brasil
Jumat / 12-06-2026, 20:08 WIB
RSPO Dorong Sertifikasi Keberlanjutan Petani Sawit Swadaya Indonesia
Jumat / 12-06-2026, 20:08 WIB
Perkembangan AI Dorong Transformasi Digital dan Tantangan Keamanan Siber
Jumat / 12-06-2026, 20:05 WIB
5 Detail Gaya Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner
Jumat / 12-06-2026, 20:04 WIB
Review Film: Backrooms (2026) – Horor Psikologis yang Membingungkan
Jumat / 12-06-2026, 20:03 WIB
MIND ID Pamerkan Inovasi Pengelolaan Limbah di Invirotech 2026
Jumat / 12-06-2026, 20:02 WIB
Tecno Pova 8 5G Resmi di India, Baterai 8.000 mAh dan Layar 144Hz
Jumat / 12-06-2026, 20:02 WIB
Sparta Rotterdam Nego Ragnar Oratmangoen Usai Dilepas FCV Dender
Jumat / 12-06-2026, 20:01 WIB
BMW Pamerkan Konsep M3 Listrik di Le Mans, Berdiri Bersanding dengan E30
Jumat / 12-06-2026, 20:01 WIB






