Mengenal Ciri People Pleaser yang Sering Mengorbankan Diri Sendiri
Keinginan untuk selalu mengiyakan permintaan orang lain sering kali membuat seseorang mengorbankan kepentingannya sendiri. Perilaku ini dikenal dengan istilah people pleaser.
Orang dengan kepribadian ini umumnya merasa kesulitan menolak ajakan atau permintaan bantuan. Mereka didorong oleh rasa takut mengecewakan, ditolak, atau dinilai negatif oleh lingkungan.
>>> DPR Desak Audit Total Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
Salah satu pola yang sering dialami adalah tetap memaksakan diri membantu orang lain meskipun kondisi pribadi tidak memungkinkan.
Contohnya meminjamkan uang saat keuangan terbatas atau menerima tambahan tugas kantor di tengah beban kerja yang menumpuk.
Siklus mengiyakan permintaan ini terus berulang meskipun muncul rasa kecewa. Akibatnya, kelelahan mental pun tidak terhindarkan.
Selain itu, seorang people pleaser cenderung menghindari konflik dengan cara memilih diam atau selalu sepakat dengan opini orang lain.
Mereka menahan pendapat pribadi demi menjaga kenyamanan suasana.
Sikap selalu mengalah tersebut sekilas tampak baik. Namun, jika terus dilakukan bisa menghilangkan keberanian seseorang dalam menyampaikan pandangannya.
Kecenderungan ini juga membuka celah bagi orang lain untuk memanfaatkan situasi. Menjadi tegas bukan berarti berubah menjadi pribadi yang cuek atau egois.
Kemampuan menetapkan batasan justru merupakan bentuk penghargaan terhadap diri sendiri. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.
>>> Diundang Kawinan Mantan, Datang atau Tidak? Ini Kata Kompasianer
Cara Mengatasi Kebiasaan People Pleaser
Pertama, berani berkata tidak. Menolak permintaan orang lain bukanlah tindakan yang salah.
Jika kondisi keuangan atau tumpukan pekerjaan tidak memungkinkan, penolakan yang disampaikan secara sopan dan jelas adalah hal yang wajar.
Kedua, menyadari keterbatasan diri. Setiap orang perlu memahami bahwa mereka tidak bisa menyenangkan semua orang.
Update Terbaru
BTN Jakarta International Marathon 2026 Diperkirakan Hasilkan Dampak Ekonomi Rp472,5 Miliar
Jumat / 12-06-2026, 20:09 WIB
UI Soroti Ketimpangan Akses Digital dan Pentingnya Inklusi Sistem
Jumat / 12-06-2026, 20:09 WIB
Dadali Rilis Single Baru 'Disaat Kau Berubah', Cerita tentang Cinta yang Memudar
Jumat / 12-06-2026, 20:09 WIB
Alisson Becker Puji Dampak Positif Carlo Ancelotti di Timnas Brasil
Jumat / 12-06-2026, 20:08 WIB
RSPO Dorong Sertifikasi Keberlanjutan Petani Sawit Swadaya Indonesia
Jumat / 12-06-2026, 20:08 WIB
Perkembangan AI Dorong Transformasi Digital dan Tantangan Keamanan Siber
Jumat / 12-06-2026, 20:05 WIB
5 Detail Gaya Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner
Jumat / 12-06-2026, 20:04 WIB
Review Film: Backrooms (2026) – Horor Psikologis yang Membingungkan
Jumat / 12-06-2026, 20:03 WIB
MIND ID Pamerkan Inovasi Pengelolaan Limbah di Invirotech 2026
Jumat / 12-06-2026, 20:02 WIB
Tecno Pova 8 5G Resmi di India, Baterai 8.000 mAh dan Layar 144Hz
Jumat / 12-06-2026, 20:02 WIB
Sparta Rotterdam Nego Ragnar Oratmangoen Usai Dilepas FCV Dender
Jumat / 12-06-2026, 20:01 WIB
BMW Pamerkan Konsep M3 Listrik di Le Mans, Berdiri Bersanding dengan E30
Jumat / 12-06-2026, 20:01 WIB
60 Nama Bayi Perempuan Modern 2 Kata Bermakna Cerdas dan Indah
Jumat / 12-06-2026, 20:00 WIB
Bridgestone Indonesia Bagikan Panduan Keselamatan Road Trip Libur Sekolah
Jumat / 12-06-2026, 19:57 WIB






