Lembaga Sunny Kids meluncurkan kartu identitas berupa lanyard berwarna biru bernama Biru pada Jumat (12/6/2026) di Jakarta.

Inisiatif ini bertujuan membantu penyandang disabilitas tidak terlihat atau hidden disabilities mendapat pemahaman lebih baik di ruang publik.

>>> Bank Indonesia Perkuat Rupiah dengan Bauran Kebijakan Moneter

Peluncuran dilatarbelakangi oleh fakta bahwa tidak semua disabilitas dapat dikenali secara kasat mata, seperti autisme, ADHD, dan gangguan tumbuh kembang lainnya.

Kartu identitas tersebut menampilkan simbol hati berwarna putih yang melambangkan empati, serta simbol huruf X yang mewakili kondisi tidak terlihat namun memerlukan perhatian khusus.

Bagian belakang lanyard memuat informasi penting berupa nama anak, kontak darurat, dan kondisi spesifik yang diidap.

Biru: Bantuan Inklusif di Ruang Umum

Direktur Sunny Kids Christina Onasis menjelaskan bahwa Biru merupakan singkatan dari Bantuan Inklusif di Ruang Umum.

>>> Danantara Setujui Pembiayaan Rp5 Triliun untuk Hilirisasi Ayam Terintegrasi

Ia menegaskan bahwa tujuan utama Kartu Biru bukan untuk mendapatkan perlakuan istimewa, melainkan membangun kesadaran bahwa setiap orang memiliki kebutuhan berbeda.

Penyandang hidden disabilities sering kali dinilai keliru oleh publik, misalnya anak autisme dianggap nakal saat mengalami sensory overload, atau pengidap ADHD dicap tidak disiplin.

Sunny Kids mengajak kolaborasi lintas sektor, melibatkan operator transportasi, maskapai penerbangan, pusat perbelanjaan, fasilitas publik, institusi pendidikan, hingga perusahaan swasta.

"Kami percaya bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana. Terkadang yang dibutuhkan bukan bantuan rumit, melainkan pemahaman, kesabaran, dan empati.

>>> AS dan Iran Segera Tandatangani Memorandum Hentikan Perang Teluk Persia

Biru adalah simbol kecil untuk mengingatkan bahwa tidak semua tantangan terlihat oleh mata," ujar Christina.