Mata Uang Asia Menguat Terhadap Dolar AS Sepanjang Pekan Ini
Mayoritas mata uang di kawasan Asia mengalami penguatan terhadap dolar Amerika Serikat sepanjang pekan ini.
Pelemahan indeks dolar AS dan proyeksi pelonggaran kebijakan moneter The Federal Reserve menjadi pemicu utama.
>>> 5 Zodiak Beruntung Pekan Depan: Peluang Karier dan Asmara Terbuka Lebar
Indeks dolar AS turun dari level 100 pada awal pekan menjadi 99,83 pada akhir pekan, seperti dilansir dari Investasi pada Jumat (12/6/2026).
Berdasarkan data Bloomberg, won Korea Selatan mencatat kenaikan terbesar hingga 2,4 persen.
Peso Filipina menguat 0,6 persen, rupiah 0,5 persen, dan dolar Singapura 0,4 persen dalam sepekan.
Faktor Pendorong Penguatan
Analis Komoditas dan Founder Traderindo.
com Wahyu Laksono menjelaskan bahwa penguatan ini didorong kombinasi faktor teknikal dari kondisi jenuh jual serta sentimen perlambatan inflasi dan pasar tenaga kerja AS.
>>> Kementerian ESDM Setujui 664 RKAB Minerba Per Juni 2026
"Ketika indeks dolar melemah, mata uang lain secara otomatis mendapatkan ruang untuk terapresiasi. Selain itu, meredanya ketegangan geopolitik juga berperan penting," ujar Wahyu.
Menurutnya, de-eskalasi konflik antara AS dan Iran meningkatkan minat investor pada aset berisiko di pasar negara berkembang.
Namun, prospek ke depan tetap bergantung pada realisasi penurunan suku bunga The Fed pada semester II-2026 serta risiko perlambatan ekonomi Tiongkok.
Wahyu menambahkan bahwa penguatan rupiah yang hanya bertahan singkat setelah kenaikan suku bunga menunjukkan pasar lebih memperhatikan arah kebijakan global dibandingkan faktor suku bunga domestik.
>>> Ibu Hamil Selamat dari Mobil Tenggelam, Melahirkan Beberapa Jam Kemudian
Ia memproyeksikan rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp17.000 hingga Rp18.500 per dolar AS sampai akhir tahun, dengan kecenderungan moderat pada rentang Rp17.500 hingga Rp18.000 per dolar AS.
Update Terbaru
Porsche Carrera GT Dimodifikasi Ekstrem Gemballa Mirage GT Dilelang
Selasa / 28-07-2026, 07:56 WIB
Fase Koreksi IHSG Berlanjut, Simak Proyeksi dan Saham Pilihan
Selasa / 28-07-2026, 07:56 WIB
Terungkap Alasan John Herdman Pantau Timnas Indonesia dari Tribun VIP
Selasa / 28-07-2026, 07:51 WIB
Sikap Tegas Presiden Suriah Terkait Kerjasama Keamanan dan Israel
Selasa / 28-07-2026, 07:50 WIB
Siswi SD Menangis Jadi Korban Bully Teman Sebaya Soal Rumah dan Ayah
Selasa / 28-07-2026, 07:49 WIB
Solusi Suntikan Dana Pusat Antisipasi Masalah Gaji ASN Daerah
Selasa / 28-07-2026, 07:42 WIB
Andrea Pirlo Dijegal dari Kursi Pelatih Timnas Italia Akibat Isu Duta Rumah Judi
Selasa / 28-07-2026, 07:42 WIB
Penyebab Hepatitis Sulit Terdeteksi Sejak Dini Menurut Medis
Selasa / 28-07-2026, 07:42 WIB
Lanjutan Insentif Kendaraan Listrik Diselaraskan Proyek Mobil Lokal
Selasa / 28-07-2026, 07:35 WIB
Bentrok di Menteng Tewaskan Warga, KemenHAM Wanti-Wanti Isu SARA
Selasa / 28-07-2026, 07:35 WIB
Data Chat Claude Bocor di Google, Anthropic Beri Penjelasan Ini
Selasa / 28-07-2026, 07:28 WIB
Kisah Bos Marvel Rekrut David Jonsson Sebagai Pemeran Baru Black Panther
Selasa / 28-07-2026, 07:28 WIB
Lawatan Awal Pekan Cubs ke Markas Cardinals Dimulai Hari Ini
Selasa / 28-07-2026, 07:23 WIB
Aplikasi Google Gratis Ini Bantu Temukan Tumpukan File Sampah di Ponsel
Selasa / 28-07-2026, 07:22 WIB







