Pemerintah Butuh Likuiditas Masif untuk Wujudkan Janji Kampanye dan Program Prioritas
Kondisi tersebut berpotensi mengurangi kontribusi PNBP dari sektor batu bara dan kelapa sawit.
Untuk menjaga penerimaan, pemerintah diperkirakan akan mendorong setoran dividen BUMN yang lebih besar serta mengoptimalkan pemanfaatan aset negara yang belum produktif.
Ia menilai target pendapatan negara dalam KEM-PPKF 2027 tergolong sangat ambisius dan sarat tantangan.
Pemerintah diproyeksikan akan memanfaatkan berbagai instrumen penerimaan baru, seperti penerapan bertahap cukai MBDK pada kuartal pertama 2027, pemanfaatan fitur analitik data Coretax untuk meningkatkan kepatuhan PPN, serta penyesuaian skema tarif royalti pada sejumlah komoditas tambang nonmigas.
"Jika pemerintah ingin rasio pendapatan melesat ke 12,01%, maka laju pertumbuhan penerimaan harus mengungguli laju pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan 5,8% hingga 6,5%," katanya.
Meski demikian, Ariawan mengingatkan bahwa peningkatan penerimaan negara harus diimbangi dengan perbaikan kualitas belanja pemerintah.
Kebutuhan belanja yang besar di tengah ruang fiskal terbatas menuntut evaluasi berkelanjutan terhadap efektivitas program prioritas.
Ia mencontohkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang perlu dievaluasi dari aspek ketepatan sasaran, efisiensi anggaran, dan dampaknya terhadap peningkatan kualitas SDM.
"Setiap rupiah belanja negara harus menghasilkan manfaat yang terukur.
Jika terdapat inefisiensi atau kebocoran, maka ruang fiskal yang seharusnya dapat digunakan untuk memperkuat pembangunan dan menjaga defisit anggaran menjadi berkurang," katanya.
>>> Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118 Ranking FIFA
Oleh karena itu, optimalisasi penerimaan melalui pajak dan PNBP perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas belanja negara agar APBN menjadi lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.
Update Terbaru
Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI untuk Fasilitas Medis Nasional
Selasa / 28-07-2026, 09:00 WIB
Polda Jabar Minta Maaf Usai Alphard Pelat Palsu Terobos Lampu Merah HI
Selasa / 28-07-2026, 08:57 WIB
Batasi Beban Kerja 40 Jam, IDI Evaluasi Program Dokter Magang
Selasa / 28-07-2026, 08:57 WIB
Hasil Washington Open: Janice Tjen Lolos ke Babak 16 Besar
Selasa / 28-07-2026, 08:56 WIB
Alasan Trump Ngotot Jual Jet F-35 ke Turki Walau Diprotes Israel
Selasa / 28-07-2026, 08:51 WIB
Fakta Sejarah Singkatan Nama Depok Warisan Cornelis Chastelein
Selasa / 28-07-2026, 08:43 WIB
Emma Roberts dan Cody John Resmi Menikah Usai 4 Tahun Pacaran
Selasa / 28-07-2026, 08:43 WIB
Moisturizer Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun dan Rekomendasi Pilihan
Selasa / 28-07-2026, 08:42 WIB
Panduan Lunasi SPayLater Pakai Virtual Account Bank Mandiri
Selasa / 28-07-2026, 08:37 WIB
Cara Praktis Cek NISN Online 2026 Tanpa Harus Datang ke Sekolah
Selasa / 28-07-2026, 08:36 WIB
Pengacara Febrie Adriansyah Buka Suara soal Sutrimo yang Tewas Misterius
Selasa / 28-07-2026, 08:35 WIB
Gebrakan Prabowo Bentuk URI Dikritik Ekonom UI Jadi Universitas Ruwet
Selasa / 28-07-2026, 08:35 WIB
Kinerja Keuangan IOTF Tumbuh Positif Paruh Pertama 2026
Selasa / 28-07-2026, 08:28 WIB
Honda NX500 Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Harga dan Spesifikasinya
Selasa / 28-07-2026, 08:28 WIB







