Prabowo Dorong Nasionalisme Ekonomi di Munas HIPMI, Ingatkan Ancaman Krisis Pangan
Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya nasionalisme sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Lampung, Rabu (10/6/2026).
>>> BPI Danantara Rilis Obligasi Internasional Perdana US$1,5 Miliar
Kepala Negara juga mengingatkan ancaman krisis pangan global yang telah diperingatkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Menurutnya, Indonesia patut bersyukur karena telah mencapai swasembada pangan di tengah situasi dunia yang rawan kelaparan.
"Kita bersyukur kekuatan kita besar, akan ada tantangan kita sekarang sudah swasembada pangan.
Sudah swasembada pangan, jangan kau anggap pangan itu tidak penting," kata Prabowo dalam siaran Youtube Sekretariat Presiden.
Ia menjelaskan bahwa PBB telah mengeluarkan peringatan resmi mengenai krisis pangan global. "Tanpa pangan tidak ada Republik mana pun di dunia ini, tidak ada negara tanpa pangan.
Banyak negara sekarang dalam keadaan panik, mereka sulit cari makan. PBB sudah warning tahun ini akan ada kelaparan besar-besaran, kita alhamdulillah kuat," lanjutnya.
Hilirisasi dan Kemandirian Energi
Pemerintah saat ini juga tengah menggenjot sektor kemandirian energi dan program hilirisasi industri. Prabowo menargetkan dalam tiga tahun ke depan Indonesia akan sangat kuat di bidang energi.
Langkah hilirisasi dinilai menjadi kesempatan besar bagi pengusaha domestik agar pasar nasional tidak dikuasai industri asing.
"Ini kesempatan untuk pengusaha-pengusaha muda bangkit karena kita tidak mau hanya jadi pasarnya bangsa lain. Kita mau pasar Indonesia harus dinikmati oleh putra-putri Indonesia," ujarnya.
>>> FBI Selidiki Peneliti Siber Chris Roberts Terkait Klaim Peretasan Pesawat
Presiden juga menyoroti sejarah kemajuan ekonomi negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Jepang, Eropa Barat, hingga China. Menurutnya, semua negara itu berhasil bangkit karena faktor nasionalisme.
Update Terbaru
Ulama Berbeda Pandangan soal Penggunaan Gelar Haji dan Hajjah
Jumat / 12-06-2026, 15:24 WIB
Lonjakan Harga Batubara Domestik Tekan Industri Semen Swasta
Jumat / 12-06-2026, 15:24 WIB
Satgas Finalisasi Kajian 13 Proyek Hilirisasi Tambahan Rp239 Triliun
Jumat / 12-06-2026, 15:24 WIB
Yamaha Ungkap Alasan Peluncuran MX King 150 Prima Pramac Livery
Jumat / 12-06-2026, 15:21 WIB
Rochi Putiray Ungkap Alasan Tampil Nyentrik dengan Rambut dan Sepatu Belang
Jumat / 12-06-2026, 15:21 WIB
Arema FC Resmi Lepas Dalberto Luan, Striker Tajam yang Sumbang Dua Trofi
Jumat / 12-06-2026, 15:21 WIB
BYD Resmi Luncurkan M6 DM, MPV Hybrid Mulai Rp 298 Juta
Jumat / 12-06-2026, 15:20 WIB
Pegadaian Resmi Bergabung Jadi Pemegang Rekening KSEI
Jumat / 12-06-2026, 15:20 WIB
WEGE Percepat Pembangunan Gedung Lembaga DPR II di IKN
Jumat / 12-06-2026, 15:20 WIB
Bank Jakarta Dorong Transaksi Non-Tunai di Jakarta Fair 2026
Jumat / 12-06-2026, 15:20 WIB
Latsarmil Komcad Jadi Sorotan Usai Isu Penempatan Personel Jelang Demo
Jumat / 12-06-2026, 15:17 WIB
PSG Saingi Barcelona Buru Julian Alvarez dari Atletico Madrid
Jumat / 12-06-2026, 15:17 WIB
Timnas Indonesia U-19 Kalah Dramatis dari Australia di Semifinal Piala AFF
Jumat / 12-06-2026, 15:17 WIB
PSS Sleman Promosi, Derbi DIY Kembali Tersaji di Super League
Jumat / 12-06-2026, 15:17 WIB






