BPI Danantara Rilis Obligasi Internasional Perdana US$1,5 Miliar
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) resmi menerbitkan obligasi internasional perdana senilai US$1,5 miliar atau sekitar Rp26,7 triliun.
Langkah strategis ini dilakukan melalui Danantara Investment Management (DIM) di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global.
>>> FBI Selidiki Peneliti Siber Chris Roberts Terkait Klaim Peretasan Pesawat
Penerbitan surat utang tersebut juga dipengaruhi oleh tensi geopolitik serta kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat.
Sambutan Positif Investor Global
Manajemen Danantara menyatakan bahwa obligasi ini mendapatkan sambutan positif dari para investor global.
Nilai pemesanan atau peak orderbook dilaporkan menyentuh angka sekitar US$4,6 miliar, atau melampaui tiga kali lipat dari nilai penerbitan awal.
"Kepercayaan yang diberikan pasar internasional ini juga diharapkan dapat memperkuat keyakinan investor domestik dan masyarakat luas terhadap kekuatan kerangka institusional Danantara Indonesia," tulis manajemen Danantara dalam siaran pers pada Jumat (12/6/2026).
Surat utang global tersebut diluncurkan dalam dua seri dengan nominal masing-masing sebesar US$750 juta.
>>> Saham MDIY Makin Menarik Usai Sepakati Pembagian Dividen Perdana
Seri pertama ditawarkan dengan tenor lima tahun dan tingkat imbal hasil sebesar 5,35%.
Sementara itu, obligasi seri kedua memiliki jangka waktu 10 tahun dengan tingkat imbal hasil sebesar 5,95%.
Penyebaran investor untuk obligasi tenor lima tahun didominasi oleh pelaku pasar dari wilayah Eropa, Timur Tengah, dan Afrika sebesar 41%.
Posisi berikutnya diisi oleh investor Amerika Serikat sebesar 38% dan Asia sebanyak 21%.
Pada instrumen tenor 10 tahun, pemodal dari Amerika Serikat menjadi yang paling dominan dengan porsi mencapai 52%.
>>> Lo Kheng Hong Masih Genggam Saham Jumbo BNGA Jelang Akhir Semester I 2026
Selanjutnya, wilayah Eropa, Timur Tengah, dan Afrika mencatatkan porsi 31%, diikuti oleh pasar Asia sebesar 17%.
Update Terbaru
Bukti Baru Ungkap Nolan Wells Masih Berada di Horn Island Saat Perahu Rekannya Berangkat
Selasa / 28-07-2026, 03:14 WIB
Kasus D4vd: Pesan Teks Ungkap Ancaman Pembunuhan dari Celeste Rivas
Selasa / 28-07-2026, 03:14 WIB
BanG Dream! YUME∞MITA Episode 6 Bawa Alur Cerita ke Arah Berbeda
Selasa / 28-07-2026, 03:07 WIB
Biaya Sewa Tesla Model 3 Termurah Naik 12 Persen di Amerika Serikat
Selasa / 28-07-2026, 03:07 WIB
Catatan Ekspor Mobil Toyota Semester I 2026 Tembus 145 Ribu Unit
Selasa / 28-07-2026, 03:02 WIB
Fakta Penemuan Jenazah Sutrimo di Klinik Terbengkalai Kawasan Jaksel
Selasa / 28-07-2026, 03:01 WIB
Piala AFF 2026: Strategi Sempurna Bawa Indonesia Bekuk Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 03:01 WIB
Desakan Projustisia Kudatuli: Komnas HAM Diminta Tuntaskan Kasus
Selasa / 28-07-2026, 02:56 WIB
Koalisi Sipil Desak Pengusutan Transparan Kematian Sutrimo Lewat LPSK
Selasa / 28-07-2026, 02:56 WIB
Mitchell Baker Si Tower Garuda Tampil Mematikan di Piala AFF 2026
Selasa / 28-07-2026, 02:56 WIB
John Herdman Tiru Enrique Pantau Pemain Timnas Indonesia dari Tribun
Selasa / 28-07-2026, 02:49 WIB
Pembaruan Besar Perumahan Final Fantasy 14 Dipersiapkan Square Enix
Selasa / 28-07-2026, 02:49 WIB
Arc System Works Minta Maaf Atas Masalah Teknis Marvel Tōkon: Fighting Souls di PC
Selasa / 28-07-2026, 02:42 WIB
Naoki Yoshida Sebut Remake Final Fantasy Masa Depan Bisa Butuh Lima Seri
Selasa / 28-07-2026, 02:42 WIB







