Lo Kheng Hong Masih Genggam Saham Jumbo BNGA Jelang Akhir Semester I 2026
Investor kawakan Lo Kheng Hong masih memegang saham dalam jumlah besar di PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) menjelang akhir semester I 2026.
Berdasarkan data per Jumat (12/6/2026), nama Lo Kheng Hong tercatat dalam jajaran 10 besar pemilik saham BNGA terbesar per akhir Mei 2026.
>>> Jadwal Piala Dunia 14 Juni 2026: Brasil vs Maroko di Grup C
Sosok yang dijuluki Warren Buffett Indonesia ini menguasai 45,90 juta lembar saham, setara dengan porsi kepemilikan 0,18%.
Dengan kepemilikan tersebut, Lo Kheng Hong menempati peringkat ke-6 dalam daftar pemegang saham BNGA pada periode akhir Mei 2026.
Kinerja Keuangan Bank CIMB Niaga
Bank CIMB Niaga membukukan laba bersih konsolidasi Rp1,77 triliun sepanjang kuartal I/2026, turun dibandingkan Rp1,84 triliun pada kuartal I/2025.
Laba operasional konsolidasi naik menjadi Rp2,26 triliun dari Rp2,16 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pendapatan bunga bersih mencapai Rp3,22 triliun, sedikit menurun dari Rp3,32 triliun pada kuartal I/2025.
Pendapatan dari komisi, provisi, fee, dan administrasi melonjak 13,75% menjadi Rp764,60 miliar dari Rp672,24 miliar, menandakan peningkatan aktivitas transaksi nasabah.
Pendapatan non-operasional tercatat Rp1,64 miliar, menyusut dari Rp85,27 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
>>> EPOS IMPACT 100 Wired Headset Hadir dengan Mikrofon Lebih Baik dan Konektivitas USB Ganda
Secara konsolidasi, laba sebelum pajak mencapai Rp2,27 triliun, tumbuh tipis dari Rp2,24 triliun pada kuartal I/2025.
Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan hasil kuartal I/2026 menjadi indikasi awal tahun yang solid.
Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung pengelolaan biaya yang disiplin serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan CASA yang kuat, ujar Lani dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026).
Total kredit atau pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp235,1 triliun, tumbuh 2,2% secara tahunan.
Pendorong utama ekspansi kredit berasal dari segmen corporate banking yang menguat 4,8% yoy, diikuti UKM sebesar 1,2% yoy, serta consumer banking yang tumbuh 0,2% yoy.
Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) naik menjadi Rp260,1 triliun, dipicu oleh dana murah atau current account savings account (CASA).
>>> Yamaha Indonesia Naikkan Harga Motor dan Suku Cadang Imbas Rupiah Melemah
Komponen CASA melonjak 12,2% yoy menjadi Rp192,3 triliun, sehingga rasio dana murah perseroan mencapai 73,9%.
Update Terbaru
Demi Pinggang Barbie, Influencer AS Angkat 6 Tulang Rusuk dan Habiskan Rp2,38 Miliar
Senin / 27-07-2026, 18:07 WIB
Emma Roberts Resmi Menikah dengan Cody John, Gaun Pengantinnya Terinspirasi Hantu Antik
Senin / 27-07-2026, 18:07 WIB
G-SHOCK X XG: Dua Jam Tangan Kolaborasi dengan Desain Unik dan Warna Cerah
Senin / 27-07-2026, 18:07 WIB
Haruskah Terus Menunggu? Tarot Ungkap Jawaban untuk Cinta Sepihak
Senin / 27-07-2026, 18:07 WIB
Kolaborasi Benang Jarum dan Rama Dauhan: Puisi Hujan Bulan Juni Jadi Koleksi Busana Unisex
Senin / 27-07-2026, 18:00 WIB
Robocop 2014 Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini, Simak Sinopsisnya
Senin / 27-07-2026, 18:00 WIB
Indosat Kantongi Spektrum Baru, Jangkauan 5G Makin Luas
Senin / 27-07-2026, 18:00 WIB
Krisis Baterai GAC Aion S: 213.000 Unit Diduga Cacat Manufaktur
Senin / 27-07-2026, 18:00 WIB
Honda QC3 Meluncur di India, Motor Listrik dengan Jarak Tempuh 145 Km
Senin / 27-07-2026, 17:56 WIB
213 Pelanggar Lalu Lintas di Jakarta Pusat Terjaring ETLE, Didominasi Tak Pakai Helm
Senin / 27-07-2026, 17:56 WIB
Harga Far Cry 6 Anjlok ke Rp700 di Microsoft Store, Benarkah?
Senin / 27-07-2026, 17:56 WIB
Pemerintah Mulai Bahas Spektrum 6G, Lelang 5G Baru Rampung
Senin / 27-07-2026, 17:56 WIB
Polisi Bantah Tilang Khusus Ban Motor Gundul, Aturan Lama yang Disalahartikan
Senin / 27-07-2026, 17:49 WIB
Bukan Sekadar Bisnis, Ini Alasan Keselamatan di Balik Ketatnya Aturan Bagasi Kabin
Senin / 27-07-2026, 17:49 WIB







