PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) resmi menaikkan harga sepeda motor dan suku cadang.

Langkah ini dipicu oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang sempat menyentuh Rp 18 ribu.

>>> Pertamina Bantah Rumor Pembatasan Pembelian Pertalite Rp 50.000

Kenaikan harga suku cadang sudah diberlakukan sejak Mei 2026 dengan persentase bervariasi. Sementara itu, harga unit motor baru mulai naik pada Juni 2026.

Rifki Maulana, Manager Public Relations Yamaha Riding Academy & Community YIMM, mengatakan penyesuaian harga dilakukan baik untuk unit motor maupun suku cadang.

"Suku cadang sudah naik sejak bulan Mei lalu, untuk persentasenya variatif," ujarnya.

Berdasarkan data situs resmi Yamaha, model Nmax Neo dan Turbo mengalami kenaikan Rp 250 ribu.

>>> Honda Racing Indonesia Andalkan Civic Type R Turbo di Musim Balap 2026

Selain depresiasi rupiah, industri roda dua juga menghadapi kenaikan harga BBM Pertamax 92 dan suku bunga yang memengaruhi kredit.

Rifki menambahkan bahwa pihaknya belum bisa menganalisis dampak langsung kenaikan BBM. "Harga BBM kan juga baru naik dua hari ini ya.

Kami belum bisa analisa secara detail," katanya.

Untuk menjaga pasar, Yamaha meluncurkan Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery edisi terbatas 2.000 unit.

>>> Toyota Perkenalkan Veloz Hybrid di Malang Lewat Ajang Semesta Berpesta

Peluncuran dilakukan di Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 Kemayoran pada Kamis (11/6/2026).