Pemerintah Korea Batasi Gaji Aktor, Industri Film Masih Ragu

Pemerintah Korea Selatan melalui Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata serta Korean Film Council baru saja menandatangani kesepakatan dengan perusahaan produksi dan agensi talenta untuk membatasi bayaran aktor.
Kesepakatan ini berlaku untuk film mid-budget bersubsidi pemerintah dengan biaya produksi bersih antara 2 miliar won (sekitar Rp 23,5 miliar) hingga 8 miliar won.
>>> Kontroversi Waterbomb Festival: Penampilan Seksi Dinilai Lebih Menonjol dari Musik
Dalam aturan tersebut, bayaran aktor didorong tidak melebihi 10 persen dari total biaya produksi. Namun, kebijakan ini bersifat sukarela, bukan mengikat.
Pemerintah juga berencana membentuk badan konsultatif untuk membahas perbaikan kondisi produksi di industri film secara lebih luas.
Acara penandatanganan dihadiri perwakilan agensi besar seperti BH Entertainment, Management SOOP, dan J-Wide Company, serta asosiasi produser film.
>>> PGDX 2026 Siap Digelar Akhir Juli di SMX Convention Center Manila
Kekhawatiran Efektivitas
Meski bertujuan mengendalikan biaya produksi yang membengkak, kalangan industri menyambut kebijakan ini dengan skeptis.
Seorang pejabat agensi manajemen mengatakan bahwa masalah utama justru terjadi pada film komersial beranggaran besar di atas 10 miliar won dan serial streaming skala besar.
Proyek-proyek itulah yang mendorong standar bayaran aktor melambung tinggi, sementara kesepakatan ini tidak mencakup mereka.
Selain itu, film mid-budget tetap menghadapi tantangan bersaing karena anggaran pemasaran yang kecil dan ketergantungan pada daya tarik bintang.
>>> KonoSuba Season 4 Rilis Visual Baru, Ganti Studio, Tayang 2027
Jika bayaran dibatasi, aktor papan atas mungkin enggan terlibat, sehingga film kehilangan daya tarik investasi dan pemasaran.
Pejabat dari perusahaan distribusi film menekankan bahwa diskusi tidak boleh hanya fokus pada penurunan bayaran aktor.
Perlu ada upaya menciptakan kondisi yang mendorong aktor berbakat untuk berpartisipasi dalam film mid-budget secara alami.
>>> Stray Kids Rilis Album Digital Sebelum Mini Album Baru
Menurutnya, kesepakatan ini baru akan berarti jika dibarengi dengan stimulasi investasi, dukungan distribusi, dan reformasi struktur distribusi teater.
Update Terbaru
Komisaris Kimia Farma Sumarjati Arjoso Tutup Usia
Senin / 27-07-2026, 21:35 WIB
Sumur Rakyat Aceh Berpotensi Tutup Kesenjangan Produksi Migas 2026
Senin / 27-07-2026, 21:35 WIB
Kasus Kredivo-KrediFazz, OJK Diminta Perketat Aturan Penagihan Utang
Senin / 27-07-2026, 21:35 WIB
Honor Band 11 Buka Pre-order, Model Pro GPS Hadir dengan Fitur Baru
Senin / 27-07-2026, 21:35 WIB
Vivo T5e Meluncur di India, Smartphone Budget dengan Baterai 5500mAh
Senin / 27-07-2026, 21:28 WIB
Qualcomm Naikkan Harga Chip Mulai September, Dampak ke Perangkat Elektronik
Senin / 27-07-2026, 21:28 WIB
Wendy Red Velvet Jadi Sorotan, Penampilannya Disebut Terlalu Kurus
Senin / 27-07-2026, 21:28 WIB
So Ji Sub Beri Hadiah Emas 300 Gram untuk Tim Drakor 'Agent Kim Reactivated
Senin / 27-07-2026, 21:28 WIB
Namgoong Min dan Jin Ah Reum Dikaruniai Bayi Laki-laki di Tahun Keempat Pernikahan
Senin / 27-07-2026, 21:21 WIB
Ratu Maxima Cetak Sejarah Buka WorldPride 2026, Dukungan untuk LGBTQ Tuai Kontroversi
Senin / 27-07-2026, 21:21 WIB
Bintang TikTok Rebecca Luna Meninggal Lewat Assisted Dying, Picu Perdebatan
Senin / 27-07-2026, 21:21 WIB
NATO Hidupkan Kembali Program A400M yang Sempat Dianggap Mati
Senin / 27-07-2026, 21:21 WIB
Hanroro Hadirkan Sentuhan Rock Modern ke Lagu Tema Evangelion
Senin / 27-07-2026, 21:14 WIB
The East Palace: Nam Joo-hyuk Banting Setir dari Rom-Com ke Laga
Senin / 27-07-2026, 21:14 WIB







