Dalam film Hollywood, karakter sering terlihat masih memakai sepatu saat berada di dalam rumah.

Kebiasaan ini kerap membuat heran masyarakat Asia yang terbiasa melepas alas kaki demi menjaga kebersihan lantai.

>>> Korea Selatan Balikkan Keadaan, Tekuk Ceko 2-1 di Piala Dunia 2026

Ternyata, ada sejumlah alasan mengapa warga Amerika Serikat (AS) tetap mengenakan sepatu di dalam ruangan. Faktor kenyamanan hingga kesehatan menjadi pertimbangan utama.

Kenyamanan dan Dukungan Postur

Sebagian warga AS merasa lebih nyaman jika kaki tetap terbungkus sepatu sepanjang hari. Sepatu memberikan kehangatan dan membantu menopang postur tubuh saat berdiri.

Selain itu, alas kaki berfungsi sebagai pelindung fisik. Risiko cedera akibat terbentur atau tersandung perabotan rumah bisa diminimalkan.

Kondisi infrastruktur juga memengaruhi kebiasaan ini.

Banyak kota di AS memiliki jalanan yang relatif bersih dan bebas lumpur, sehingga warga tidak khawatir lantai rumah kotor.

>>> PT Meratus Bantah Kabar Akuisisi oleh Waresix Senilai US$2,2 Miliar

Alasan Kesehatan dan Perlindungan

Penggunaan sepatu di dalam rumah juga berkaitan dengan instruksi medis. Dokter merekomendasikan sepatu khusus untuk memperbaiki postur dan melancarkan peredaran darah.

Bagi penderita gangguan kaki seperti bunion atau cedera tulang kering, sepatu yang tepat dapat meringankan rasa sakit. Alas kaki yang membungkus kaki sepenuhnya juga melindungi dari infeksi.

Kaki yang tertutup sempurna terhindar dari debu dan gigitan serangga pembawa penyakit.

Sebagian masyarakat AS percaya berjalan tanpa alas kaki di dalam rumah justru mempermudah penyebaran penyakit melalui serangga.

>>> Korea Selatan Kalahkan Ceko 2-1 di Piala Dunia 2026

Manfaat lain adalah mencegah risiko tergelincir, terutama bagi lansia. Lansia memiliki keterbatasan indera dan kondisi kaki yang lebih kenyal, sehingga sepatu membantu menjaga keseimbangan.