Lengkuas, rempah khas Asia Tenggara yang sering digunakan dalam gulai, soto, dan sup, ternyata menyimpan beragam manfaat kesehatan.

Tanaman dengan nama ilmiah Alpinia galanga ini telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional dan produk kecantikan.

>>> 100 Rangkaian Nama Bayi Perempuan Modern 2 Kata dengan Arti Indah

Selain memberikan aroma pedas dan hangat pada masakan, lengkuas mengandung berbagai nutrisi penting.

Dalam 100 gram lengkuas terkandung sekitar 71 kalori, 15 gram karbohidrat, 1 gram protein, 1 gram lemak, 2 gram serat, dan vitamin C sebesar 5,4 mg.

Manfaat Lengkuas bagi Kesehatan

Lengkuas dikenal mampu mengurangi rasa sakit dan peradangan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ekstrak lengkuas dapat menghambat pelepasan zat kimia pemicu peradangan dan meningkatkan senyawa antiinflamasi.

Pasien osteoartritis yang mengonsumsi ekstrak jahe dan lengkuas selama enam minggu melaporkan penurunan nyeri lutut. Hal ini menunjukkan potensi lengkuas sebagai terapi pendukung untuk kondisi peradangan sendi.

>>> Daftar Bansos PKH dan BPNT 2026 via Perlinsos, Begini Caranya

Kandungan quercetin dan asam galat dalam lengkuas berperan sebagai antioksidan kuat. Kedua senyawa ini dapat membantu melawan radikal bebas dan menurunkan risiko penyakit degeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.

Lengkuas juga mendukung kesehatan otak dengan meningkatkan kadar dopamin. Peningkatan neurotransmiter ini berkaitan dengan perbaikan kewaspadaan, kecepatan reaksi, dan ketepatan spasial.

Bagi pria, lengkuas dapat meningkatkan fungsi seksual dan libido. Ekstraknya juga membantu memperbaiki disfungsi ereksi akibat konsumsi antidepresan golongan SSRI serta meningkatkan aliran darah ke testis.

>>> Kunyit Bukan Sekadar Bumbu Dapur, Ini 10 Khasiatnya yang Jarang Diketahui

Minyak esensial lengkuas memiliki sifat antibakteri dan antijamur.

Rempah ini mampu menghambat pertumbuhan bakteri, jamur, dan ragi penyebab penyakit serta keracunan makanan, meskipun efektivitasnya dapat bervariasi tergantung jenis makanan.

Senyawa galangin dalam lengkuas menunjukkan aktivitas antikanker.

Penelitian laboratorium mengindikasikan bahwa galangin, quercetin, dan antioksidan lain dapat membunuh sel tumor dan mencegah penyebaran kanker lambung, serviks, dan hati.

>>> Teh Hijau: Kaya Antioksidan, Cegah Kanker dan Jaga Jantung

Namun, uji klinis pada manusia masih diperlukan.