Manajemen PT Meratus secara resmi membantah kabar yang menyebut perusahaan logistik dan pelayaran itu akan diakuisisi oleh Waresix dengan nilai transaksi mencapai US$2,2 miliar.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Jumat (12/6/2026) untuk meredam spekulasi yang berkembang di pasar modal dan industri logistik nasional.

>>> Korea Selatan Kalahkan Ceko 2-1 di Piala Dunia 2026

Head of Corporate Communications & Sustainability Meratus Group, Purnama Aditya, menegaskan bahwa perusahaan tidak terlibat dalam pembicaraan strategis apa pun mengenai pengambilalihan kepemilikan oleh pihak luar.

"Kami tidak mengetahui adanya rencana akuisisi tersebut.

Kami juga tidak sedang berada dalam proses penawaran, pembahasan, negosiasi, maupun perencanaan transaksi apa pun terkait akuisisi sebagaimana disebutkan dalam informasi yang beredar," ujar Aditya.

Langkah klarifikasi ini dinilai penting karena isu aksi korporasi yang tidak berdasar dikhawatirkan dapat mengganggu hubungan kerja sama dengan mitra strategis.

>>> 10 Program TV Rating Tertinggi per Jumat, 12 Juni 2026, Indosiar Kuasai Puncak

"Kami memandang perlu memberikan klarifikasi agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun spekulasi lebih lanjut yang dapat berdampak pada reputasi Meratus," kata Aditya.

Perusahaan juga meminta publik untuk bersikap selektif dan melakukan cek fakta terhadap informasi yang bukan berasal dari kanal resmi korporasi.

"Kami juga berharap pemberitaan terkait Meratus dapat dilakukan secara berimbang dan berdasarkan informasi yang telah terverifikasi," tambah Aditya.

Saat ini, manajemen memastikan aktivitas bisnis di lapangan, pengiriman kargo, dan seluruh ekosistem layanan maritim tetap berfungsi penuh untuk melayani kebutuhan pelanggan.

>>> Menhub Laporkan Pengembangan Jaringan Kereta Api 10.524 Km ke Presiden

"Meratus tetap berfokus pada penguatan layanan, konektivitas, serta penyediaan solusi logistik maritim terintegrasi bagi seluruh pelanggan dan mitra usaha," pungkas Aditya.