Pemerintah Bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi Tahun Ini
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan merealisasikan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mendirikan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi di berbagai wilayah Indonesia pada tahun ini.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Mu'ti, menyatakan bahwa rencana kerja ini telah disusun setelah melalui proses seleksi terhadap puluhan usulan sekolah yang masuk ke kementerian.
>>> Capcom Raih Satu Juta Wishlist untuk Resident Evil Veronica Remake
"Tahun ini direncanakan kita akan bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi dan sudah ada usulan-usulan sekolah yang masuk dari 36 yang sudah kami seleksi," kata Mu'ti dalam keterangan pers usai rapat terbatas dengan Presiden di Istana Merdeka, Jumat (12/6/2026).
Sekolah Nasional Terintegrasi dikonsepkan sebagai lembaga pendidikan berkualitas tinggi yang tidak menyediakan fasilitas pemondokan bagi para siswanya.
"Sekolah Nasional Terintegrasi, yang ini merupakan sekolah unggul yang tidak berasrama," jelas Mu'ti.
Langkah awal pengerjaan proyek akan mengoptimalkan infrastruktur yang sudah berdiri di bawah naungan kementerian, di samping melakukan pengerjaan fisik untuk bangunan baru.
Pemetaan lokasi pengerjaan proyek saat ini sudah mulai berjalan untuk menentukan titik-titik strategis penyebaran sekolah.
>>> Industri Alas Kaki Nasional Masih Menanti Kepastian Tarif AS
Kementerian menjadwalkan pembukaan awal akan memanfaatkan lima fasilitas balai kerja milik kementerian terlebih dahulu.
"Dan tahun ini nanti akan kami mulai insyaallah lima itu kami buka di balai-balai yang dimiliki oleh Kemendikdasmen," kata Mendikdasmen.
Pemerintah juga mengalokasikan satu titik pembangunan di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sementara itu, sembilan sekolah lainnya diproyeksikan untuk dibangun di sejumlah daerah yang telah melewati tahapan kurasi oleh pemerintah pusat.
"Kemudian ada satu yang di IKN, dan kemudian sembilan yang nanti kita bangun baru di daerah yang sudah diseleksi.
>>> Christian Pulisic Jadi Tumpuan Utama Timnas AS di Piala Dunia 2026
Pak Mensesneg nanti bisa menyampaikan terkait dengan proses seleksi itu," tutup Mu'ti.
Update Terbaru
Kolaborasi Benang Jarum dan Rama Dauhan: Puisi Hujan Bulan Juni Jadi Koleksi Busana Unisex
Senin / 27-07-2026, 18:00 WIB
Robocop 2014 Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini, Simak Sinopsisnya
Senin / 27-07-2026, 18:00 WIB
Indosat Kantongi Spektrum Baru, Jangkauan 5G Makin Luas
Senin / 27-07-2026, 18:00 WIB
Krisis Baterai GAC Aion S: 213.000 Unit Diduga Cacat Manufaktur
Senin / 27-07-2026, 18:00 WIB
Honda QC3 Meluncur di India, Motor Listrik dengan Jarak Tempuh 145 Km
Senin / 27-07-2026, 17:56 WIB
213 Pelanggar Lalu Lintas di Jakarta Pusat Terjaring ETLE, Didominasi Tak Pakai Helm
Senin / 27-07-2026, 17:56 WIB
Harga Far Cry 6 Anjlok ke Rp700 di Microsoft Store, Benarkah?
Senin / 27-07-2026, 17:56 WIB
Pemerintah Mulai Bahas Spektrum 6G, Lelang 5G Baru Rampung
Senin / 27-07-2026, 17:56 WIB
Polisi Bantah Tilang Khusus Ban Motor Gundul, Aturan Lama yang Disalahartikan
Senin / 27-07-2026, 17:49 WIB
Bukan Sekadar Bisnis, Ini Alasan Keselamatan di Balik Ketatnya Aturan Bagasi Kabin
Senin / 27-07-2026, 17:49 WIB
Igor Tolic Puji Kekompakan Persib Usai Kalahkan Arema di Piala Presiden
Senin / 27-07-2026, 17:49 WIB
Usai Libur Sekolah, MBG Bikin Harga Ayam dan Telur Meroket
Senin / 27-07-2026, 17:49 WIB
Mojtaba Khamenei Puji Hizbullah Usai Terima Surat Sumpah Setia, Serukan Jihad
Senin / 27-07-2026, 17:42 WIB
Dokter Muda Diduga Lompat dari Lantai 18 Apartemen Kalibata, Ibu Kunci Pintu
Senin / 27-07-2026, 17:42 WIB







