Layar Interaktif Berwarna dan Koneksi Bluetooth

Keunikan produk ini adalah layar warna interaktif di panel depan untuk memantau aktivitas pengisian secara real-time.

>>> 7 Headphone Bluetooth Termurah dan Paling Worth It di 2026

Layar tersebut menampilkan data konsumsi daya, status pengisian, hingga mendeteksi identitas beberapa perangkat Apple secara otomatis.

Selain panel informasi, adaptor ini dibekali konektivitas Bluetooth yang menghubungkannya dengan aplikasi pendamping Anker. Melalui aplikasi, pengguna dapat mengubah tampilan screensaver pada layar charger sesuai keinginan.

Aplikasi pendamping juga menyediakan visualisasi pemantauan konsumsi daya yang mendalam. Kontrol manual untuk mengaktifkan atau mematikan port tertentu juga bisa dilakukan tanpa perlu mencabut kabel fisik.

Pengguna dapat memanfaatkan fitur penjadwalan otomatis untuk mengatur waktu mulai dan berhentinya proses pengisian daya demi efisiensi listrik.

Anker juga memberikan opsi kustomisasi pembagian daya secara manual dengan tingkat akurasi mencapai 1 watt.

Teknologi PowerIQ 5.0 dan Keamanan Suhu

Manajemen energi pada perangkat dikendalikan oleh teknologi PowerIQ 5.0 yang melakukan pemindaian kebutuhan daya gawai setiap dua menit.

Ketika sebuah perangkat mendekati daya penuh, sistem akan mengalihkan sisa daya ke port lain yang membutuhkan pengisian lebih cepat.

Dimensi fisik adaptor ini ringkas dengan ukuran 65 x 52 x 35 mm agar mudah dibawa dalam tas.

Tiga sensor temperatur internal dipasang untuk memantau kondisi panas secara aktif selama pengoperasian.

Anker mengklaim produk ini sanggup menyalurkan daya 140W secara konstan pada satu port selama 24 jam penuh tanpa penurunan performa.

Kemampuan tersebut telah divalidasi melalui sertifikasi resmi dari lembaga pengujian internasional TÜV Rheinland.

Perangkat pengisi daya premium ini juga mendukung pembaruan firmware over-the-air (OTA) melalui aplikasi.

>>> Oppo Fokus pada Pengalaman Pengguna di ColorOS 17, Bukan Desain Mencolok

Fitur ini membuka peluang bagi Anker untuk menyuntikkan protokol pengisian daya baru serta meningkatkan stabilitas sistem di masa depan.