Piala Dunia 2026: Panggung Terbesar Keberagaman Manusia
Setiap empat tahun, dunia berhenti sejenak untuk menyaksikan ritual yang melampaui olahraga.
Piala Dunia FIFA 2026, yang digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, bukan sekadar kompetisi memperebutkan trofi.
>>> Clara Shinta Cabut Gugatan Cerai, Berdamai dengan Suami
Dengan rekor 48 tim dan 104 pertandingan, turnamen ini menjadi panggung terbesar tempat keberagaman manusia dipentaskan secara serentak.
Di atas lapangan hijau, pemain dari ras, bangsa, agama, dan bahasa yang berbeda bekerja sama menuju satu tujuan.
Sepak bola menjelma menjadi praktik multikulturalisme yang hidup.
Filsuf seperti Charles Taylor dan Will Kymlicka memaknai multikulturalisme sebagai sikap politik dan moral yang mengakui serta memberi ruang setara bagi keberagaman identitas budaya.
Dalam konteks sepak bola, makna itu menjadi konkret: sebelas orang dengan latar belakang berbeda harus melebur menjadi satu tim yang padu.
Dua tim yang sama-sama beragam harus tunduk pada aturan main yang setara dan semangat fair play.
Dari Hindia Belanda 1938 ke Diaspora 2026
Sejarah Piala Dunia adalah katalog panjang multikulturalisme.
Hindia Belanda, cikal bakal Indonesia, tercatat sebagai wakil Asia pertama pada 1938 dengan skuad multietnis: campuran pemain pribumi, Tionghoa, dan Indo-Eropa.
Enam dekade kemudian, Perancis menjuarai Piala Dunia 1998 dengan tim yang dijuluki “Black-Blanc-Beur”, simbol keberhasilan integrasi imigran.
Zinedine Zidane yang berdarah Aljazair menjadi pahlawan nasional.
Fenomena itu kian matang pada abad ke-21.
Pada Piala Dunia 2022, Maroko mengejutkan dunia dengan menembus semifinal, bermodalkan 14 dari 26 pemain yang lahir di luar negeri.
Pelatih Walid Regragui menjadikan keberagaman sebagai kekuatan.
Tren ini terus melaju. Skuad Maroko untuk 2026 memuat 19 pemain kelahiran luar negeri.
Update Terbaru
Dikeroyok Massa hingga Tewas di Tabanan, Sosok Pencuri Ayam Ini Ternyata Memiliki Catatan Kriminal sebagai Residivis
Senin / 27-07-2026, 15:12 WIB
10 Peristiwa Bersejarah 27 Juli: Dari Kudatuli, Penemuan Insulin, hingga Hari Jadi Kota Kediri yang Mengubah Dunia
Senin / 27-07-2026, 15:08 WIB
Viral di Threads, Hanum Mega Bongkar Sifat Asli Endang Yustika: Sosok di Balik Biu.Costore yang Kini Dicibir Warganet
Senin / 27-07-2026, 14:31 WIB
Viral! Niat Foto Bareng Pejabat Kampus, Mahasiswi UINSA Surabaya Malah 'Meluncur' dari Panggung Wisuda
Senin / 27-07-2026, 14:27 WIB
Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Agustus 2026: Cek Fakta Long Weekend dan Hari Besar Keagamaan
Senin / 27-07-2026, 13:20 WIB
IHSG Terkoreksi ke 6.173, 312 Saham Melemah di Sesi I
Senin / 27-07-2026, 12:56 WIB
Alfin Daniel Yakin Timnas Voli Indonesia Bisa Ganas di Asian Games 2026
Senin / 27-07-2026, 12:56 WIB
Residivis Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok, Polisi Tabanan Tetapkan 5 Tersangka
Senin / 27-07-2026, 12:56 WIB
Insiden Ambruknya Tribun di Ajang Drift Purwokerto, 90 Korban
Senin / 27-07-2026, 12:56 WIB
Pertamina MRS 2026: Arena Pembalap Muda Indonesia Menuju Level Dunia
Senin / 27-07-2026, 12:49 WIB
Minecraft Java Edition Kini Butuh RAM 8 GB, PC 4 GB Tak Lagi Cukup
Senin / 27-07-2026, 12:49 WIB
Xiaomi Hentikan Dukungan untuk 10 Perangkat, Termasuk Xiaomi 12 dan Poco X5
Senin / 27-07-2026, 12:49 WIB
Bank bjb Buka Peluang Dapat Tiket BRODER50 2026, Ini Ketentuannya
Senin / 27-07-2026, 12:49 WIB







