Rencana drummer Tyo Nugros untuk terbang ke Malaysia bersama grup musik Dewa 19 terhambat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Ia dijadwalkan tampil dalam konser pada Sabtu (6/6) namun dicekal karena adanya persoalan piutang negara yang melibatkan suatu badan usaha.

>>> Pemerintah Pangkas Kebutuhan Anggaran Makan Bergizi Gratis Rp268 Triliun

Perusahaan tersebut diketahui memiliki keterkaitan dengan pribadi Tyo Nugros, seperti dikutip dari Detik Finance.

Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Adi Wibowo, membenarkan pencekalan tersebut.

"Jangka waktu mengikuti ketentuan yang berlaku.

Yang pasti, setiap upaya akan selalu dievaluasi sesuai perkembangan pengurusan piutang negara yang sedang berjalan," kata Adi kepada detikcom, Kamis (11/6/2026).

Prosedur administrasi hukum dalam pembatasan ruang gerak ke luar negeri ini sudah melewati tahapan resmi.

>>> Pemerintah Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis Akibat Pemborosan Rp1 Triliun per Bulan

Namun, pihak berwenang enggan membeberkan rincian kasus finansial yang menjerat sang artis.

"Setiap proses dilakukan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Sekali lagi karena ini menyangkut informasi yang bersifat individual, mohon dimaklumi kalau tidak semua detail bisa disampaikan," ucap Adi.

Perkara pemenuhan kewajiban utang kepada kas negara ini bukan merupakan kasus baru.

Penanganan persoalan ini telah bergulir dalam periode yang relatif lama.

>>> Enam Wakil Indonesia Bersiap Hadapi Perempat Final Australian Open 2026

"Jadi yang sedang ditangani adalah proses penyelesaian piutang negara yang terkait dengan suatu badan usaha tertentu dan ini telah berlangsung dalam cukup lama," jelas Adi.