Phapros Bagikan Dividen Tunai Rp4,7 per Saham untuk Tahun Buku 2025
PT Phapros Tbk (PEHA) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar 15 persen dari laba bersih tahun buku 2025.
Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta pada Kamis (11/6/2026).
>>> Matahari Buatan China EAST Tembus Batas Plasma Greenwald demi Energi Bersih
Alokasi dividen tunai mencapai Rp4,12 miliar dari total laba bersih tahun 2025 sebesar Rp27,4 miliar.
Dengan demikian, pemegang saham PEHA akan menerima Rp4,7 per saham atau Rp470 per lot.
Pembagian dividen ini menjadi momentum kembalinya keuntungan bagi investor setelah emiten farmasi tersebut absen membagikan dividen selama dua tahun berturut-turut.
"Kami bersyukur karena setelah dua tahun tidak memberikan dividen, kini pemegang saham dapat kembali menerima dividen," ujar Intan Abdams Katoppo, Direktur Utama Phapros.
Perusahaan terakhir kali membagikan dividen dari laba tahun buku 2023 dengan nilai Rp13,37 per saham. Kinerja keuangan yang membaik menjadi pendorong keputusan ini.
Kinerja Keuangan yang Mendorong Pembagian Dividen
Perbaikan performa keuangan Phapros ditopang oleh pertumbuhan penjualan dua digit di seluruh segmen produk. Penjualan perusahaan naik 26,34 persen secara tahunan menjadi Rp940,88 miliar.
>>> Harga CPO Bursa Malaysia 11 Juni 2026 Menguat Dua Hari Beruntun
Segmen obat bebas tanpa resep tumbuh 43,20 persen, segmen obat generik berlogo naik 13,95 persen, dan segmen ethical meningkat 55 persen.
Efisiensi biaya operasional juga berhasil menekan beban pokok penjualan sebesar 5,41 persen menjadi Rp448,37 miliar.
Beban usaha berhasil dipangkas 14,64 persen menjadi Rp406,43 miliar.
"Rendahnya rasio COGS terhadap penjualan menandakan proses produksi berjalan sangat efisien dan margin laba kotor lebih besar," tambah Intan.
Efisiensi tersebut berdampak pada penurunan total liabilitas sebesar 7,45 persen menjadi Rp959,70 miliar. Posisi ekuitas perusahaan meningkat menjadi Rp427,47 miliar pada akhir tahun buku 2025.
>>> Studi Ungkap Alasan Alkohol Picu Keinginan Ngemil Makanan Gurih
Arus kas bersih dari aktivitas operasi tercatat positif senilai Rp123,757 miliar. Saldo kas akhir per 31 Desember 2025 melesat 31,49 persen menjadi Rp120,98 miliar.
Update Terbaru
Unesa Buka Jalur Mandiri Non Tes Rapor, Kuota 1.800 Mahasiswa
Jumat / 12-06-2026, 07:37 WIB
Kawasaki Luncurkan Modenas Brusky 125, Skutik Sporty Perdana di PRJ 2026
Jumat / 12-06-2026, 07:36 WIB
Thomas Tuchel Beri Libur Tambahan untuk Skuad Timnas Inggris
Jumat / 12-06-2026, 07:36 WIB
Menteri ESDM Bantah Kelangkaan Batu Bara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa
Jumat / 12-06-2026, 07:32 WIB
Astra Kuasai 51 Persen Pasar Mobil Nasional Hingga Mei 2026
Jumat / 12-06-2026, 07:32 WIB
Polri dan TNI Kerahkan 4.151 Personel Kawal Demo BEM UI
Jumat / 12-06-2026, 07:28 WIB
Astra Kuasai 51% Pasar Mobil Nasional Hingga Mei 2026
Jumat / 12-06-2026, 07:27 WIB
Antonio Gracias Kantongi Saham SpaceX Senilai Rp 1.000 Triliun
Jumat / 12-06-2026, 07:27 WIB
Kebun Raya Cibodas Terapkan Tarif Tiket Masuk Berdasarkan PP Baru
Jumat / 12-06-2026, 07:25 WIB
PT Pakuwon Jati Tbk Bagikan Dividen Tunai Rp626 Miliar
Jumat / 12-06-2026, 07:25 WIB
Sean Gelael dan Team WRT 32 Tampil Menjanjikan Jelang 24 Hours of Le Mans
Jumat / 12-06-2026, 07:25 WIB
Umat Islam Dianjurkan Amalkan Doa Memohon Keselamatan dan Perlindungan
Jumat / 12-06-2026, 07:25 WIB
Polisi Imbau Pengendara Hindari Bundaran HI Imbas Demo BEM UI
Jumat / 12-06-2026, 07:24 WIB
Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Jadi 2,5 Persen
Jumat / 12-06-2026, 07:24 WIB






