PT Phapros Tbk (PEHA) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar 15 persen dari total laba bersih tahun buku 2025.

Keputusan tersebut disepakati melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (11/6).

>>> Pakar Nutrisi Ungkap Perbandingan Kesehatan Antara Kale dan Bayam

Nilai dividen tunai yang dialokasikan mencapai Rp4,12 miliar.

Para investor emiten farmasi ini akan menerima dana sebesar Rp4,7 per lembar saham atau setara Rp470 untuk setiap satu lot saham.

Pada hari pelaksanaan RUPST, saham PEHA ditutup melemah di level Rp230 per lembar. Angka itu turun 6 poin atau 2,54 persen dari hari sebelumnya.

Penurunan ini memperpanjang tren koreksi harga saham perseroan yang sudah menyusut 22,82 persen atau berkurang 68 poin sepanjang tahun berjalan 2026.

Kembali Membagikan Dividen Setelah Dua Tahun

Direktur Utama Phapros, Intan Abdams Katoppo, mengungkapkan rasa syukur karena setelah dua tahun berturut-turut tidak memberikan dividen, kini pemegang saham dapat kembali menerima dividen.

Hal itu disampaikan dalam Agenda Paparan Publik Virtual, Kamis (11/6/2026).

Pemberian dividen ini menjadi momen kembalinya perseroan dalam membagikan hasil usaha setelah terakhir kali menyetor dividen sebesar Rp13,37 per saham dari tahun buku 2023.

Pembalikan performa keuangan didorong oleh realisasi penjualan bersih tahun 2025 yang mencapai Rp940,88 miliar, melonjak 26,34 persen secara tahunan.

Intan menambahkan, PEHA berhasil mencetak kinerja cemerlang pada 2025 dengan pertumbuhan signifikan atas penjualan dan laba bersih.

>>> Kejagung Tetapkan Tersangka Baru dan Geledah Rumah dalam Kasus Korupsi MBG

Perusahaan farmasi ini membalikkan keadaan dengan meraup laba bersih Rp27,4 miliar pada 2025 setelah terpukul kerugian Rp290,6 miliar pada tahun sebelumnya.