FC Barcelona memastikan tidak akan mempermanenkan Marcus Rashford setelah masa peminjamannya berakhir. Keputusan ini diambil karena penyerang asal Inggris itu dinilai kurang menunjukkan komitmen dalam membantu pertahanan tim.

Pelatih Hansi Flick mengevaluasi sikap Rashford yang tidak sesuai dengan kebutuhan taktis tim. Flick mengutamakan penyerang yang agresif dalam tekanan dan mau bekerja keras saat kehilangan bola.

>>> Meksiko Kalahkan Afrika Selatan 2-0 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Barcelona memiliki tenggat waktu hingga 15 Juni 2026 untuk mengaktifkan klausul pembelian permanen senilai 30 juta euro dari Manchester United.

Namun, opsi tersebut tidak akan digunakan.

Meskipun Rashford tampil produktif dengan 14 gol dan 14 asis musim ini, kedatangan Anthony Gordon seharga 80 juta euro membuat posisinya tersisih.

Rashford kini hanya menjadi penyerang pelapis.

>>> Meksiko Taklukkan Afrika Selatan 2-0 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Manajemen Barcelona kini mengalihkan prioritas anggaran untuk mendatangkan penyerang tengah baru, seperti Julián Álvarez. Langkah ini untuk menggantikan Robert Lewandowski yang kontraknya telah berakhir.

Di tengah ketidakpastian, Rashford yang tengah fokus membela timnas Inggris menjelang Piala Dunia menghapus semua identitas Barcelona dari media sosialnya.

Hubungan kerja sama akan berakhir saat kontrak peminjaman selesai pada akhir Juni 2026.

"Ya veremos la próxima semana," ujar juru bicara Barcelona kepada EFE terkait keputusan akhir masa depan Rashford.

>>> Alvaro Fidalgo Debut di Piala Dunia 2026, Keluarga di Asturias Bangga

Selain itu, Barcelona juga akan fokus memperpanjang kontrak Joao Cancelo dan Andreas Christensen.