Presiden FIFA Gianni Infantino akhirnya buka suara mengenai pencekalan yang menimpa wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan.

Wasit tersebut dilarang memasuki Amerika Serikat menjelang Piala Dunia 2026.

>>> Pemerintah Pastikan 15 Juni 2026 Bukan Hari Libur Nasional

Artan sebenarnya termasuk dalam daftar 52 wasit utama yang dipercaya bertugas di turnamen akbar tersebut.

Namun, langkahnya terganjal aturan imigrasi pemerintah setempat.

Sebelum dipulangkan, Artan menjalani pemeriksaan ketat selama 11 jam oleh petugas bandara.

Petugas menginterogasi dirinya mengenai riwayat perjalanan, situasi politik di Somalia, hingga aktivitas kelompok militan al-Shabab.

Setelah proses interogasi, Artan dimasukkan ke ruang tahanan sementara.

Petugas imigrasi kemudian menerbangkannya kembali ke Istanbul, Turki.

"Saya rasa mereka punya masalah dengan negara saya," kata Artan.

"Saya punya dokumen lengkap dan visa yang sah," tambahnya.

Menanggapi insiden tersebut, Gianni Infantino menyatakan penyesalannya.

Pihak FIFA tidak dapat mengintervensi lebih jauh karena kebijakan imigrasi berada di bawah otoritas hukum domestik AS.

>>> ECB Naikkan Suku Bunga Utama Menjadi 2,25 Persen

"Sangat disayangkan apa yang terjadi pada Omar. Tapi kita tidak bisa mengendalikan segalanya," kata Infantino dalam konferensi pers.

Infantino mengimbau semua pihak menyikapi persoalan ini dengan kepala dingin.

Ia memastikan FIFA tetap berupaya mencari jalan keluar terbaik bagi sang pengadil.

"Mungkin terkadang ada baiknya bersantai dan rileks. Berteriak dan marah-marah justru menghambat pencarian solusi," ujarnya.

Pernyataan itu memicu respons spontan dari jurnalis yang hadir.

Mereka mempertanyakan maksud imbauan bersantai di tengah kasus serius yang menimpa perangkat pertandingan resmi.

Infantino menegaskan sikapnya diambil demi menghormati hukum kedaulatan negara, terutama terkait keamanan nasional.

"Dunia kita adalah dunia yang sangat agresif dan keamanan berada di atas segalanya. Anda perlu menghormati keputusan tersebut," katanya.

Ia meluruskan bahwa ajakan bersantai bukan berarti mengabaikan masalah, melainkan menenangkan situasi selama proses diplomasi berjalan.

>>> FIFA Luncurkan DNA sebagai Anthem Resmi Piala Dunia 2026

"Ketika saya bilang 'santai', maksud saya percayalah pada kami. Kami selalu berusaha mencari solusi," tandasnya.