Masyarakat yang menantikan libur panjang pada pertengahan Juni 2026 harus menyesuaikan rencana. Pemerintah memastikan bahwa Senin, 15 Juni 2026, bukanlah hari libur nasional maupun cuti bersama.

Kepastian ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri.

>>> ECB Naikkan Suku Bunga Utama Menjadi 2,25 Persen

Tanggal tersebut bertepatan dengan sehari sebelum perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah yang jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.

Dengan ketetapan itu, seluruh instansi pemerintahan, lembaga pendidikan, dan sektor swasta diwajibkan beroperasi normal. Aktivitas pelayanan publik dan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan sesuai jadwal reguler.

Peluang Libur Panjang dengan Cuti Tahunan

Meski tidak ada libur resmi, masyarakat masih bisa menikmati libur panjang secara mandiri. Caranya dengan mengajukan cuti tahunan pada Senin, 15 Juni 2026.

>>> FIFA Luncurkan DNA sebagai Anthem Resmi Piala Dunia 2026

Jika cuti disetujui, rangkaian libur bisa berlangsung selama empat hari berturut-turut.

Dimulai dari akhir pekan Sabtu, 13 Juni dan Minggu, 14 Juni, dilanjutkan cuti tahunan pada Senin, 15 Juni, dan diakhiri libur nasional Tahun Baru Islam pada Selasa, 16 Juni 2026.

>>> Kanada Sambut Piala Dunia 2026 dengan Jalur Bawah Tanah Terbesar di Dunia

Skema ini menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin merencanakan perjalanan atau berkumpul bersama keluarga. Pemerintah tidak memberikan cuti bersama tambahan di luar ketetapan yang ada.