Presiden Paraguay, Santiago Peña, menetapkan Selasa (30/6/2026) sebagai Hari Libur Nasional. Keputusan itu diambil setelah timnas Paraguay menyingkirkan Jerman di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Paraguay lolos ke babak 16 besar setelah menang adu penalti 4-3. Kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

>>> Nadiem Makarim Dituntut Rp809 Miliar, Harta Tak Cukup

Dalam unggahan di media sosial X, Peña menyebut kemenangan itu melampaui sekadar hasil pertandingan. "Hari ini, seluruh negeri merayakannya.

Negara ini merayakan kemenangan sebuah tim yang merepresentasikan jati diri terdalam kami," tulisnya.

Presiden juga membagikan foto saat menandatangani dekret yang menetapkan hari libur nasional. Pemerintah menilai pencapaian Paraguay layak dikenang sebagai momen bersejarah.

Dalam dekret disebutkan bahwa keberhasilan tim nasional bukan hanya prestasi olahraga, melainkan kebanggaan nasional.

"Pemerintah tidak dapat bersikap acuh tak acuh terhadap pencapaian luar biasa ini," demikian bunyi dekret.

Paraguay menjadi negara Amerika Selatan kedua yang memberikan hari libur nasional setelah kemenangan besar atas Jerman.

Sebelumnya, Presiden Ekuador Daniel Noboa juga mengambil langkah serupa saat timnya mengalahkan Jerman 2-1 pada fase grup.

>>> Cara Cek Daftar Penerima Bantuan PKH, BPNT, PIP, dan KIP Kuliah Cair Juli 2026

Kekalahan ini memperpanjang deretan mimpi buruk Jerman sejak juara Piala Dunia 2014.

Der Panzer gagal lolos dari fase grup pada 2018 dan 2022, dan kini tersingkir lebih awal pada 2026.

Ironisnya, kegagalan kali ini datang setelah Jerman tampil meyakinkan di laga pembuka dengan menghancurkan Curacao 7-1. Namun performa mereka menurun hingga akhirnya kalah adu penalti melawan Paraguay.

Kekalahan itu juga mematahkan rekor Jerman dalam adu penalti di Piala Dunia. Sebelumnya, Jerman selalu menang dalam empat adu penalti yang mereka jalani.

Terakhir kali menang pada perempat final 2006 saat mengalahkan Argentina 4-2.

Secara keseluruhan, kekalahan dari Paraguay menjadi kegagalan kedua Jerman dalam adu penalti di turnamen mayor setelah final Piala Eropa 1976 melawan Cekoslowakia.

Bagi Paraguay, kemenangan ini menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola nasional. Ini membuka peluang mencatat perjalanan terbaik mereka di Piala Dunia.

>>> Pajak JHT 5 Persen Picu Penolakan Buruh, KSPSI Desak Pemerintah Cabut Kebijakan

Sementara bagi Jerman, kekalahan tersebut kembali memunculkan pertanyaan besar mengenai masa depan tim yang dulu dikenal sebagai langganan kandidat juara dunia.