PT Mandiri Utama Finance (MUF) melaporkan bahwa segmen pembiayaan mobil bekas memberikan kontribusi signifikan terhadap portofolio bisnis perusahaan.

Hingga April 2026, porsi pembiayaan kendaraan bekas mencapai 15% dari total penyaluran pembiayaan MUF.

>>> Pendaftaran S2 King's College London Singhasari Dibuka, Bisa Pakai LPDP

Direktur MUF, Dapot Parasian S. Sinaga, menyatakan bahwa produk pembiayaan mobil bekas masih menjadi pilihan relevan bagi masyarakat.

Menurutnya, pasar mobil bekas memiliki segmen tersendiri yang tetap kuat meskipun terjadi perubahan tren industri otomotif.

Faktor Eksternal yang Diantisipasi

Manajemen MUF terus memantau sejumlah faktor eksternal yang berpotensi menekan permintaan pasar.

>>> Bank Mandiri Resmi Jadi Direct Participant CIPS untuk Transaksi RMB

Fluktuasi nilai tukar rupiah dan pergerakan suku bunga menjadi perhatian utama karena dapat memengaruhi daya beli dan keputusan konsumen.

Meskipun menghadapi tantangan ekonomi, MUF optimistis prospek pembiayaan mobil bekas ke depan tetap positif.

>>> Kenyataan Ekonomi Belum Mencerminkan Harapan Pemerintah

Perusahaan meyakini segmen ini akan terus menjadi alternatif utama bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan.