Melesatnya sektor manufaktur kendaraan di India disokong oleh kombinasi kuat antara tingginya angka penyerapan pasar domestik, tren kendaraan utilitas sport (SUV) yang diminati konsumen, serta dukungan kebijakan insentif Production Linked Incentive (PLI) dari pemerintah setempat.

Faktor lain yang mendorong perluasan kapasitas pabrik adalah aktivitas pengiriman ke luar negeri yang terus menunjukkan grafik peningkatan.

Sejumlah raksasa otomotif global seperti Maruti Suzuki, Hyundai, Tata Motors, Mahindra, Toyota, Kia, Honda, serta aliansi Renault-Nissan terus mengucurkan investasi besar untuk memperkuat fasilitas perakitan lokal mereka.

Produksi dari fasilitas lokal tersebut diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan konsumen domestik sekaligus memperluas jangkauan pasar ekspor global.

Sebagai contoh, Hyundai Motor India telah mencatatkan pengiriman lebih dari 3,9 juta unit kendaraan dari pusat manufaktur mereka yang berada di Tamil Nadu.

Di sisi lain, Maruti Suzuki kokoh bertahan sebagai salah satu pilar ekspor terbesar di negara itu.

>>> Raffi Ahmad Bantah Keras Tuduhan Penyelundupan Barang Elektronik

Melalui penguatan lokalisasi komponen inti seperti sektor penggerak (powertrain), sistem elektronik, hingga basis komponen kendaraan listrik, India diprediksi akan semakin menancapkan pengaruhnya dalam peta industri otomotif internasional.