Kemenkop Akan Evaluasi Bisnis Koperasi Desa Merah Putih pada Agustus 2026
Kementerian Koperasi (Kemenkop) berencana mengevaluasi kinerja bisnis Koperasi Desa Merah Putih pada Agustus 2026.
Evaluasi ini bertujuan menyusun indikator kinerja utama (KPI) program yang menjadi tulang punggung ekonomi desa.
>>> Triumph Luncurkan Scrambler 400 XC dan Tiger 900 Alpine Edition di Indonesia
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan bahwa pemerintah masih dalam tahap pembelajaran operasional. Karena koperasi baru diluncurkan, diperlukan waktu untuk simulasi dan melihat hasil awal.
"Sekarang kami masih dalam tahap pembelajaran operasional. Karena baru diluncurkan, kami perlu waktu untuk melakukan simulasi dan melihat hasilnya.
Mudah-mudahan pada Agustus nanti sudah ada gambaran yang bisa dievaluasi," ujar Ferry dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (11/6/2026).
Ferry merinci bahwa salah satu indikator yang dibidik adalah kemampuan koperasi menyediakan barang kebutuhan pokok bermutu dengan harga lebih terjangkau daripada harga pasar.
Fokus saat ini bukan hanya membangun fisik, tetapi memastikan model bisnis berjalan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
>>> Leo/Daniel Kandas di Babak 16 Besar Australian Open 2026
Kemenkop berencana melaporkan hasil evaluasi secara berkala kepada legislatif. Opsi peninjauan setiap semester akan dilakukan untuk memantau omzet dan keberlanjutan usaha.
Langkah ini muncul setelah Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, mendesak pemerintah memaparkan indikator keberhasilan secara transparan.
Ia menekankan pentingnya peninjauan omzet dan keuntungan karena koperasi harus mandiri dan berkelanjutan.
"Kami ingin mengetahui KPI yang akan digunakan pemerintah.
Kalau targetnya membuat harga lebih murah dan pembiayaan lebih mudah, tentu harus ada ukuran yang jelas untuk menilai keberhasilannya," kata Mufti Anam.
>>> Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,5 Persen untuk Stabilkan Rupiah
Hingga saat ini, baru 1.061 unit Koperasi Desa Merah Putih yang beroperasi dari target ekspansi bertahap hingga 40.000 unit pada akhir tahun ini.
Update Terbaru
Michigan Left: Desain Persimpangan Unik yang Kurangi Kecelakaan hingga 60 Persen
Senin / 27-07-2026, 00:00 WIB
Max Verstappen Peringkat Kedua di Hungaria, Kritik Regulasi Mesin F1 2026
Minggu / 26-07-2026, 23:56 WIB
Mantan Juara Jeopardy Courtney Shah Meninggal di Usia 52 Tahun
Minggu / 26-07-2026, 23:56 WIB
Xbox Hapus Tiga Game Indie dari Perpustakaan Pemain Akibat Sengketa Penerbit
Minggu / 26-07-2026, 23:56 WIB
Deretan Game PS1 Paling Brutal: Uji Nyali Selesaikan Sampai Tamat
Minggu / 26-07-2026, 23:49 WIB
Di JF3, Hartono Gan Tampilkan Koleksi 2027 untuk Konsumsi Bijak
Minggu / 26-07-2026, 23:49 WIB
TikTok Creator Rebecca Luna Meninggal di Usia 49 Tahun Lewat Bantuan Medis
Minggu / 26-07-2026, 23:49 WIB
Sanders dan Ocasio-Cortez Dukung Abdul El-Sayed di Primer Michigan
Minggu / 26-07-2026, 23:42 WIB
Pengadilan Banding Blokir Perintah Trump yang Batasi Pemilu Surat
Minggu / 26-07-2026, 23:42 WIB
India Kembali ke Puncak Ranking T20I ICC Usai Kalahkan Zimbabwe
Minggu / 26-07-2026, 23:42 WIB
India Pilih Bat First di T20I Ketiga Lawan Zimbabwe, Incar Sapu Bersih
Minggu / 26-07-2026, 23:42 WIB
Nottingham Forest Uji Coba Lawan Vitoria Guimaraes di Portugal
Minggu / 26-07-2026, 23:35 WIB
Iran Panggil Kuasa Usaha Ukraina Terkait Serangan Kapal di Laut Kaspia
Minggu / 26-07-2026, 23:35 WIB
Shark Week 2026 Hadirkan 20 Spesial Baru, Ekspedisi Global, dan Kolaborasi K-Pop
Minggu / 26-07-2026, 23:35 WIB







