Bank Indonesia (BI) dan People's Bank of China (PBOC) resmi mengimplementasikan sistem pembayaran QR lintas batas.

Langkah ini bertujuan mempermudah transaksi ritel serta memperkuat konektivitas ekonomi digital antara Indonesia dan China.

>>> XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer untuk 2,4 Juta Perempuan

Implementasi tersebut didukung oleh kerangka Local Currency Transaction (LCT). Melalui skema ini, transaksi ritel lintas batas dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat, efisien, inklusif, dan andal.

Peluncuran ini juga memperluas jangkauan penyedia jasa sistem pembayaran yang mendukung transaksi QR lintas batas.

Tercatat sebanyak 191 penyedia jasa sistem pembayaran di China dan 24 penyedia di Indonesia telah berpartisipasi.

Memperkuat Kerja Sama Moneter dan Keuangan

Langkah ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama moneter dan keuangan antara Indonesia dan China.

>>> Said Iqbal Temui Wamenaker Bahas Revisi Aturan Pekerja Alih Daya

Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan memperkuat ketahanan keuangan masing-masing negara, tetapi juga berkontribusi terhadap stabilitas keuangan regional.

Menurut siaran pers BI yang dirilis Kamis (11/6/2026), kerja sama ini mendukung upaya kedua bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar.

Hal ini dilakukan melalui perluasan penggunaan mata uang lokal dan penguatan infrastruktur keuangan.

Peluncuran pembayaran QR lintas batas menjadi salah satu capaian kerja sama BI dan PBOC.

>>> Memahami Konteks Pasar Jadi Bentuk Stabilitas Baru bagi Investor

Inisiatif ini diharapkan mendorong integrasi sistem pembayaran yang lebih efisien dan mempererat hubungan ekonomi serta perdagangan antara Indonesia dan China.