BI Rate Naik Jadi 5,50 Persen, Cicilan KPR Berpotensi Semakin Mahal
Bank Indonesia (BI) resmi menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen.
Keputusan ini diambil untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah gejolak global akibat perang di Timur Tengah.
>>> Kementerian ESDM Pastikan Pemadaman Listrik Jawa Murni Gangguan Teknis
Kenaikan BI Rate berpotensi mendorong cicilan kredit pemilikan rumah (KPR) semakin mahal. Pasalnya, perbankan biasanya akan menyesuaikan suku bunga kredit menyusul kenaikan biaya dana.
Dampak Kenaikan BI Rate terhadap Cicilan KPR
Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo menjelaskan, kenaikan BI Rate mengakibatkan biaya pembiayaan perbankan meningkat. Untuk mengompensasi hal itu, bank akan mempertimbangkan menaikkan suku bunga KPR.
"Dengan kenaikan BI Rate sebesar 25 basis poin, bunga KPR floating berpotensi naik sekitar 0,25-0,50 persen, tergantung kondisi likuiditas dan biaya dana perbankan," kata Arianto kepada detikProperti, Rabu (10/6/2026).
Ia mencontohkan, pembelian rumah Rp750 juta dengan KPR 15 tahun dan bunga 10 persen menghasilkan cicilan sekitar Rp8,05 juta per bulan.
Jika bunga naik menjadi 10,5 persen, cicilan meningkat menjadi sekitar Rp8,26 juta per bulan atau bertambah sekitar Rp210 ribu per bulan.
Lantas, kapan masyarakat akan mulai merasakan dampak kenaikan BI Rate? Menurut Arianto, cicilan KPR tidak akan langsung naik.
Bank biasanya membutuhkan waktu untuk mengevaluasi kondisi likuiditas, biaya dana, persaingan pasar, dan profil risiko kredit sebelum menyesuaikan bunga KPR.
"Dampak biasanya mulai terasa dalam rentang beberapa minggu hingga beberapa bulan setelah keputusan BI Rate diumumkan," ucapnya.
Calon debitur KPR baru dapat merasakan lebih cepat melalui penawaran bunga kredit yang baru, sementara debitur existing merasakan dampak saat jadwal penyesuaian bunga floating atau setelah masa fixed rate berakhir.
Update Terbaru
Yoshi-P Bingung dengan Popularitas Chort, Bos Gendut di Final Fantasy 14
Senin / 27-07-2026, 00:15 WIB
Zona Gembira Tersembunyi di Super Mario Galaxy 2 Bikin Mario Lompat Terus
Senin / 27-07-2026, 00:14 WIB
Michigan Left: Desain Persimpangan Unik yang Kurangi Kecelakaan hingga 60 Persen
Senin / 27-07-2026, 00:00 WIB
Max Verstappen Peringkat Kedua di Hungaria, Kritik Regulasi Mesin F1 2026
Minggu / 26-07-2026, 23:56 WIB
Mantan Juara Jeopardy Courtney Shah Meninggal di Usia 52 Tahun
Minggu / 26-07-2026, 23:56 WIB
Xbox Hapus Tiga Game Indie dari Perpustakaan Pemain Akibat Sengketa Penerbit
Minggu / 26-07-2026, 23:56 WIB
Deretan Game PS1 Paling Brutal: Uji Nyali Selesaikan Sampai Tamat
Minggu / 26-07-2026, 23:49 WIB
Di JF3, Hartono Gan Tampilkan Koleksi 2027 untuk Konsumsi Bijak
Minggu / 26-07-2026, 23:49 WIB
TikTok Creator Rebecca Luna Meninggal di Usia 49 Tahun Lewat Bantuan Medis
Minggu / 26-07-2026, 23:49 WIB
Sanders dan Ocasio-Cortez Dukung Abdul El-Sayed di Primer Michigan
Minggu / 26-07-2026, 23:42 WIB
Pengadilan Banding Blokir Perintah Trump yang Batasi Pemilu Surat
Minggu / 26-07-2026, 23:42 WIB
India Kembali ke Puncak Ranking T20I ICC Usai Kalahkan Zimbabwe
Minggu / 26-07-2026, 23:42 WIB
India Pilih Bat First di T20I Ketiga Lawan Zimbabwe, Incar Sapu Bersih
Minggu / 26-07-2026, 23:42 WIB
Nottingham Forest Uji Coba Lawan Vitoria Guimaraes di Portugal
Minggu / 26-07-2026, 23:35 WIB







