Aktor kawakan Dean Cain melontarkan kritik tajam terhadap perkembangan film superhero modern yang dinilainya mulai tidak masuk akal.

Dean Cain dikenal luas sebagai pemeran Superman dalam serial Lois & Clark: The New Adventures of Superman yang tayang dari 1993 hingga 1997.

>>> Pemerintah Jajaki Pengembangan Bioetanol Terintegrasi di Lampung

Kini di usia 59 tahun, ia mempertanyakan logika dalam karakter Supergirl yang dimainkan Milly Alcock, terutama soal telinga yang ditindik padahal karakter itu berkulit anti-peluru.

Selain logika karakter, Dean Cain juga menyoroti arah politis film superhero terbaru. Ia menilai proyek Superman garapan James Gunn terlalu 'woke', sementara Captain America dianggap anti-Amerika.

Kritik terhadap James Gunn sejalan dengan pandangan kelompok konservatif. Gunn sebelumnya menyatakan bahwa Superman adalah kisah Amerika karena ia seorang imigran.

James Gunn juga menambahkan bahwa filmnya mengusung visi tentang kebaikan hati manusia sebagai nilai yang telah hilang.

Karakter Superman diciptakan oleh Jerry Siegel dan Joe Shuster, putra imigran Yahudi dari Eropa Timur. Sejak komik 1938, Superman merepresentasikan pengalaman imigran.

Dean Cain mempertanyakan seberapa progresif Hollywood akan mengubah karakter klasik seperti Superman dan Snow White agar tetap eksis.

>>> Bank Dunia Soroti Tekanan Rupiah dan Pasar Keuangan Indonesia

Pertanyaan itu dilontarkan dalam wawancara dengan TMZ pada 2025. Ia juga menyoroti proyek live-action Snow White oleh Disney.

Dean Cain dikenal sebagai pendukung Donald Trump. Ia sempat berencana bergabung dengan ICE pada Agustus lalu, yang memicu kritik dari sesama selebriti.

Mengenai semboyan Superman 'Kebenaran, keadilan, dan cara hidup Amerika', ia menilai kalimat itu terbuka bagi imigran, tetapi aturan harus ditegakkan.

Ia menegaskan bahwa Amerika tidak bisa menerima semua orang tanpa batasan, karena masyarakat akan gagal.

Dalam wawancara dengan Fox News, Dean Cain mengkritik waralaba Captain America. Ia menyukai konsepnya, tetapi lelah dengan nuansa woke dan anti-Amerika.

>>> Warkop DKI Reborn: Viralin Doooong Angkat Kisah Kreator Konten

Ia menutup dengan menyatakan bahwa Amerika adalah negara paling adil dan setara dengan banyak kesempatan, sehingga orang berbondong-bondong datang dari seluruh dunia.