Dinas Pendidikan Jawa Tengah (Disdik Jateng) mengingatkan para pendaftar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk segera menuntaskan proses verifikasi berkas dan aktivasi akun.

Langkah ini bersifat wajib agar calon peserta didik tidak terdiskualifikasi dari tahapan pemilihan sekolah.

>>> Ciri Pelaku Pembacokan Palmerah Diduga Pelajar Terekam CCTV

Keterlambatan dalam menyelesaikan prosedur ini akan berdampak fatal bagi calon murid baru.

Peserta yang melewatkan tahapan tersebut dipastikan tidak dapat melanjutkan ke proses pendaftaran atau pemilihan sekolah.

"Mohon perhatian! Jangan ditunda!

Kepada calon murid baru peserta SPMB SMAN/SMKN segera lakukan verifikasi berkas dan aktivasi akun. Terlewat?

Anda tidak akan bisa melakukan pendaftaran/pemilihan sekolah," tegas Disdik Jateng dikutip dari postingan Instagram resminya, Kamis (11/6/2026).

Proses seleksi SPMB Jateng 2026 secara keseluruhan diawali dengan tiga tahapan krusial.

Rangkaian awal tersebut meliputi pengajuan akun, verifikasi akun, serta diakhiri dengan aktivasi akun.

Untuk memudahkan masyarakat, Disdik Jateng mengumumkan bahwa verifikasi berkas tidak harus dilakukan di sekolah pilihan utama.

Calon murid baru bisa mendatangi SMA atau SMK negeri mana saja yang lokasinya paling dekat dengan tempat tinggal untuk menghindari penumpukan antrean.

Berdasarkan informasi dari laman resmi SPMB Jateng pada Kamis (11/6/2026), terdapat mekanisme khusus mengenai waktu dan dokumen yang harus dipersiapkan selama masa verifikasi.

Proses verifikasi akun dilayani langsung di sekolah SMA/SMK Negeri terdekat di wilayah Jawa Tengah.

Layanan ini dibuka setiap hari kerja mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 15.00 WIB.

>>> FIFA Dinilai Terapkan Standar Ganda Soal Tuan Rumah Piala Dunia

Para pendaftar diwajibkan membawa lembar tanda bukti pengajuan akun yang telah dicetak sebelumnya beserta seluruh dokumen persyaratan asli.